Surabaya - 233 orang massa anggota ALIANSI MAHASISWA PAPUA (AMP) yang ditahan tanpa alasan hukum yang jelas oleh Polrestabes Surabaya pada 1 desember 2018, pukul 23.00 malam wib. Telah dibebaskan pada pukul 17.00 sore wib 2 Desember 2018  dan sedang menuju ke Asrama Mahasiswa Papua Kalasan III Surabaya.

Kami dibebaskan dengan catatan bahwa harus tinggalkan Kota Surabaya dalam waktu hitungan beberapa jam kedepan.

Terima kasih untuk kamrade Veronica Koman yang menjadi kuasa hukum bagi kami, kami juga mengucapkan terimakasi kepada Front Rakyat Indonesia - West Papua, Organisasi Pro Demokrasi lainnya, kami juga berterima kasih segenap Rakyat Bangsa Papua Barat yang senantiasa berjuang dan tak mengenai lelah dalam memperjuangkan hak-hak politiknyadan juga secara mandiri membantu kami secara moril maupun materil.

INDONESIA ADALAH PENJAJAH.
PAPUA MERDEKA ADALAH SUATU HAL YANG WAJIB SEBAGAI UPAYA PENEGAKAN HAK-HAK SIPIL POLITIK.

Salam Pembebasan Nasional Papua Barat.
Persatuan Tanpa Batas Perjuangan Sampai Menang.

Hidup !!
ALIANSI MAHASISWA PAPUA

Yohanes Giyai.

Update: 2 Orang yang hilang yakni Arifin dan Fachri juga ditahan. Mereka ditahan di polresta lantai 3 semalam, tadi sdh dibebaskan dan pulang kerumah bersama orang tua.