Perang Tembagapura, Ini Rilis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat

Perss Rilis

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat TPNPB
Komando Daerah Pertahanan KODAP III Kali Kopy Timika West Papua

Tentang:
TPNPB MELAPORKAN SITUASI TERAKHIR DAN KELARIFIKASI OPINI BOHONG YANG DI BANGUN OLEH TNI-POLRI MELALUI  MEDIA NASIONAL DAN INTERNASIONAL TENTANG SITUASI DI KAB.MIMIKA DISTRIK TEMBAGAPURA KAMPUNG BANTINTI  TIMIKA WEST PAPUA

TPNPB News: Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat TPNPB, Markas Komando Daerah Pertahanan KODAP III Kali Kopy Timika West Papua. Secara Institusi kelarifikasi Opini Bohong yang di bangun Oleh TNI-POLRI tentang situasi perang di Areal Pertambangan PT.Freeport Indonesia di Kampung Banti.

Kronologis Lengkap dari TKP Oleh Tentara Pembebasan Nasional papua Barat TPNPB, Komando Daerah Pertahanan KODAP III Kaly Kopi  yaitu Kepala Staf KODAP Henrikus Uwamang  bahawa; Sejak Hari Minggu – Selasa (1-3/04/2018) TNI-POLRI secara tiba-tiba melakukan penyerangan terhadap Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat TPNPB dan pemukiman Rakyat sipil di Tembagapura kampung banti, karena terjadi serangan tiba-tiba oleh TNI-POLRI maka  TPNPB ambil alhi untuk selamatakan rakyat sipil di tempat yang aman sebelum  perang dengan TNI-POLRI.

Setelah TPNPB mengamankan rakyat sipil, teradi  perlawanan antara TNI-POLRI dan TPNPB sampai saat ini kami sedang lakukan perlawanan di Tembagapura kampung banti.

Akibat dari serangan ini Sekitar 1000 (Seribu Orang) lebih  rakyat sipil di Evakuasi Oleh Tenatar Pembebasan Nasional Papua Barat TPNPB di Tempat yang aman  akibat dari pembakaran Rumah Oleh TNI-POLRI secara brutal menggunakan Bom Balesti sampai mengakibatkan pembakaran anak di bawa Umur  20 Tahun atas Nama Eru Beanal di dalam Rumah, sampai saat ini mayat anak tersebut belum bisa di Evakuasi oleh Keluarga korban.

Situasi Brutal yang di lakukan Oleh TNI-POLRI terhadap rakyat sipil di distrik tembagapura kampung banti, membuat masyarakat sipil meninggalkan rumah dan tinggal di hutan karena Rumah mereka semua di bakar oleh TNI-POLRI. Maka Sampai saat ini situasi Rakyat sipil di distrik Tembagapura kampung banti dalam kondisi darurat Militer saat ini.

Maka Kepala Staf KODAP III Hendrikus Uwamang menghimbau kepada Pemerintah Indonesia dalam hal ini kepada TNI-POLRI, Segera bertanggung Jawab atas tindakan brutal yang di lakukan TNI-POLRI terhadap rakyat sipil yang tidak tahu apa-apa. Hendirkus Menambahkan denagan Nada TEGAS“ Kita harus Melawan Tentara dengan Tentara bukan rakyat dengan Tentara, Sebab Rakyat itu  kita perlu lindungi secara bersama-sama karena kita berjuang untuk rakyat dan bangsa”

Lanjutan Henrikus Uwamang, saya kelarifikasi terkait informasi sepihak yang di bangun oleh pemerintah Indonesia melalui TNI-POLRI dalam Media Nasional Dan Internasional adalah sebagai berikut; 

1.   Rumah Warga di Distrik Tembagapura Campung Banti, di bakar Oleh Tim gabungan  TNI-POLRI. Bukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat TPNPB!
2.      Anak Kecil di bawa Umur atas Nama Eru Beanal Umur 20 Tahun di Bakar dalam Rumah oleh TNI-POLRI menggunakan Bom Roket, sampai saat ini Jenasa belum di Evakuasi oleh keluarga Korban, karena keluarga korban sebentara sembunyi di Hutan. 
3.      Semua akses Komunikasi dan teransportasi di batasi oleh Pihak TNI-POLRI, maka rakyat mengalami kelaparan yang sangat serius di distrik Tembagapura kampung banti. 
4.     Warga sipil sekitar 1000 lebi sedang pengunsiaan di Hutan, sampai saat ini yang lain belum tiba di Rumah dan yang lain belum punya Rumah karenah RumahNya  di bakar oleh TNI POLRI. 
5.    Situasi ini benar-benar terjadi saat ini di Kabupaten Mimika distrik Tembagapura  kampung banti west papua. Maka Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat mohon dukungan oleh semua pihak yang prihatin atas kejahatan kemanusiaan di papua.

Untuk mempertegas kelarifikasi ini , Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat TPNPB menyatakan sikap kepada semua pihak untuk di ikuti dan kelarifikasi ;
1.   Untuk membuktikan semua peristiwa di Tembagapura kampung banti, TPNPB mendesak kepada semua pihak terutama kepada Pemerintah Indonesia Segera buka akses Jurnalis meliput situasi di lapangan secara langsung.
2.  Pemerintah tidak boleh membohong Rakyat Indonesia dan masyarakat Internasional atas fakta kebenaran dan situasi perang antara TPNPB dan TNI-POLRI di Tembagapura Kampung banti Timika west papua.
3.  Situasi Rakyat Sipil di Tembagapura Kampung Banti darurat, karena Pihak keamanan TNI-POLRI menyerangan tidak pada sasaran kepada TPNPB. Mohon dukungan dan  pantauan oleh semua pihak segera!.
4.   Informasi Agen Rahasia TPNPB, membocorkan bahawa TNI-POLRI dalam waktu dekat akan melakukan serangan Udara Untuk menghancurkan Kampung-kampung Rakyat sipil dan Kem pertahanan Militer Papua Barat di Tembagpura Kampung Banti west papua, maka mohon dukungan untuk pantauan oleh semua pihak.
5.   Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat TPNPB, memohon kepada ULMWP dan Rakyat sipil papua segera menyeruhkan kepada dunia dan masyarakat Internasional  untuk lakukan Aksi Tutup PT.Freeport di semua belahan Dunia, karena PT.Freeport adalah Akara dari semua kejahatan kemanusiaan dan kejahatan Politk di Papua Barat.


Perss Rilis ini secara resmi di keluarkan dan di pertanggung jawabkan Oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat TPNPB, Komando Daerah Pertahanan KODAP III Kali Kopy Timika West papua. Sekian dan Terima Kasih.

Amolongo!

Keluarkan di                : Markas KODAP III Kaly Kopi
Pada Tanggal                : 04 April 2018


Kepala Staf DODAP III Kali Kopy
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat TPNPB

                               ttd


Hendrikus Uwamang

*sumber TPNPB