Wakil Ketua MRP-PB: Anda Jangan Menjadi Provokator dinegeri ini

Baca Juga

Manokwari - Beredarnya video berisi ceramah Ustad Sabun, Fadlan Garamatan masih terus menjadi perbincangan hangat warganet. Dan kemungkinan saja akan ada aksi turun jalan dan sebagainya, mengingat beberapa bagian didalam isi ceramah itu mengarah kepada pelecehan budaya, juga terkesan ada perkataan bohong.

Majelis Rakyat Papua - Papua Barat sebagai lembaga representatif kultural orang asli Papua  tentu tidak berdiam melihat hal ini. Berikut ini pernyataan dari wakil ketua Majelis Rakyat Papua - Papua Barat, Cyrillus Adopak,SE.MM melalui dinding facebooknya:

Saudara Ustad Garamatan.....
Saya Cyrillus Adopak,SE.MM ( Wakil Ketua MRP-PB ) dengan ini menghimbau agar saudara segera mempertanggung jawabkan seluruh perkataan saudara. 
Kami akan meminta secara Kelembagaan untuk Kapolda Papua Barat agar segera menangkap Saudara dalam waktu 3 × 24 jam. 
Anda jangan menjadi provokator di negeri ini...!
Camkan itu saudara Ustad Garamatan.....!



Menanggapi pernyataan diatas, salahsatu tokoh Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak, Apnel Hegemur meminta kepada pihak MRP-PB melalui wakil ketua untuk memfasilitasi kepulangan beliau.

 "Saya minta MRPB memfasilitasi Beliau pulang Fakfak, bagaimanapun Dia sedang lalai mencederai norma Adat Mbaham-Matta. Untuk Keluarga Besar Tanah Papua' Kami Dewan Adat Mbaha mmatta akan bertindak dalam norma hukum Adat yang berlaku di atas Tanah ini" tulis Apnel

Masih dipostingan yang sama, wakil ketua MRP-PB juga secara pribadi juga menghimbau kepada masyarakat Papua terutama di wilayah IV Bomberay terkhusus di Mbaham Matta.

"Bagi Saudara2ku Sesama anak negeri Mbaham yang mencintai Kebersamaan dan Kekeluargaan yg Orang Tua Leluhur sudah wariskan ini agar mari kita sikapi ini dengan serius. Kita tidak emosi dan terpancing...! Ini murni perilaku seorang Ustad Garamatan pribadi. Kita semua sama2 minta beliau pribadi untuk pertanggung jawabkan perkataan dia ini...!
(PH)