Soroti Situasi di Papua, Komisi HAM PBB Bakal Kirim Tim Pemantau

Baca Juga

Komisioner Tinggi HAM PBB, Zeid Ra'ad al-Hussein, saat konferensi pers di kantor perwakilan PBB Jakarta, Rabu (7/2/2018). Foto/Sindonews/Victor Maulana

JAKARTA - Isu mengenai Papua masih menjadi salah satu hal yang menjadi sorotan Komisi HAM PBB. Hal yang paling mereka soroti adalah penggunaan kekuatan berlebihan oleh otoritas keamanan Indonesia terhadap masyarakat Papua.

Berbicara saat menggelar konferensi pers di kantor perwakilan PBB di kawasan Tamrin, Jakarta Pusat, Komisioner Tinggi HAM PBB, Zeid Ra'ad al-Husein menyatakan dia mendapati banyaknya laporan atas berbagai macam pelanggaran HAM di Papua. Hal ini, lanjut Zeid, sudah ia sampaikan saat melakukan pertemuan dengan Presiden Indonesia Joko Widodo kemarin.

"Saya juga prihatin atas meningkatnya laporan mengenai penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh petugas keamanan, pelecehan, penangkapan sewenang-wenang dan penahanan yang terjadi di Papua," ucap Zeid pada Rabu (7/3/2018).

Dirinya kemudian menuturkan pihaknya berenancana untuk mengirimkan tim ke Papua untuk memantau langsung situasi di wilayah tersebut. Namun, dia belum bisa memberikan rincian kapan rencana tersebut akan direalisasikan.

Sebelumnya, Zeid juga menyinggung mengenai gizi buruk di Papua. Dia mengatakan bahwa pembangunan yang terjadi di Indonesia seharusnya dapat dinikmati oleh semua pihak, khususnya mereka yang berada di daerah pedalaman. (ian)

Sumber: https://international.sindonews.com