$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Pemusnahan Etnis Bangsa Papua Secara Sistematik di Era Modern

WEST PAPUA: PEMUSNAHAN ETNIS BANGSA WEST PAPUA SECARA SISTEMATIK DI ERA MODERN & REALITAS YANG SANGAT PARADOKS Oleh Dr. Socratez S.Y...

WEST PAPUA:

PEMUSNAHAN ETNIS BANGSA WEST PAPUA SECARA SISTEMATIK DI ERA MODERN & REALITAS YANG SANGAT PARADOKS

Oleh Dr. Socratez S.Yoman

1. Pendahuluan

Anda setuju atau tidak setuju, Anda suka atau tidak suka, Anda terima atau tidak terima, Anda percaya atau tidak percaya, Anda senang atau tidak senang, saya mau menulis dan sampaikan apa yang saya yakini, apa yang saya lihat, apa yang saya alami dan apa yang saya dengar dan apa yang saya baca.

Kita pelajari teori penjajahan dan pendudukan. Jika para kolonial ingin menguasai dan memusnahkan rakyat dan bangsa yang diduduki, ia biasanya melumpuhkan dan menghancurkan 5 pilar utama yang dimiliki penduduk asli.

Penjajah dengan fokus hancurkan pendidikan, kesehatan, ekonomi, kebudayaan ( bahasanya dihilangkan, sejarahnya dihilangkan), tanahnya dirampas atas nama pembangunan dan kepentingan perusahaan.

Akibatnya penduduk asli tidak mendapat pendidikan yang layak, tidak menerima pelayanan kesehatan yang baik, ekonomi dikendalikan kaum pendatang, tidak punya tanah di atas tanah leluhur mereka, tidak punya bahasa dan sejarah. Penduduk Asli sudah tidak berdaya dan telah kehilangan segalanya.

Doc KompasContoh Januari 2018, kita semua prihatin dan peduli dengan campak, gizi buruk dan kematian bayi di Asmat. Anda semua adalah pahlawan kemanusiaan. Anda semua adalah orang-orang yang diberkati Tuhan. Karena Anda peduli dengan sesama manusia yang menderita dan menangis.

Apakah campak dan gizi buruk yang terjadi di Asmat itu dengan tiba-tiba?

Dimana kehadiran Negara? Dimana peran negara selama 56 tahun di West Papua?

Mengapa Negara/pemerintah selama ini hanya sibuk urus NKRI dengan mengejar OPM?

Mengapa Negara/pemerintah selama ini hanya promosi gerakan separatis harus dibrantas?

Mengapa Negara/pemerintah sibuk mengejar & menangkap KNPB?

Mengapa Negara/pemerintah tidak pernah memberikan ijin wartawan asing masuk ke Wast Papua?

Mengapa hampir 24 institusi yang memeriksa setiap wartawan yang mau masuk West Papua?

2. Negara/Pemerintah Tidak Hadir di West Papua

Pernyataan yang dikutip dibawah ini adalah paradoks. Negara seakan-akan hadir di West Papua. Sebenarnya Negara tidak pernah hadir di West Papua.

"Saya datang ke sini satu tim untuk menegaskan bahwa negara hadir. Pak Presiden Jokowi mendapat laporan (KLB campak di Asmat) langsung memberi perintah kepada Menteri Kesehatan dan Kementerian terkait agar diberikan bantuan yang diperlukan" (Sylvana Maria Apituley, Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden, Antara News 18/01/2018).

Prof. Dr. Franz Magnis-Seseno pernah menulis:

"Situasi di Papua adalah buruk, tidak normal, tidak beradab, dan memalukan, karena itu tertutup bagi media asing. Papua adalah luka membusuk di tubuh bangsa Indonesia" ( hal.255)

" ...kalau orang-orang asli Papua makin banyak yang meninggal karena AIDS, TBC, penyakit-penyakit lain, kalau mereka terus ketinggalan, miskin, dan tersingkir, kalau mereka mengalami nasib yang sama seperti Indian di Amerika Utara atau Aboriginal di Australia, kita akan ditelanjangi di depan dunia beradab sebagai bangsa biadab, bangsa pembunuh orang-orang Papua, meski tidak senjata tajam" (hal. 257). ( sumber: Magnis: Kebangsaan, Demokrasi, Pluralisme: Bunga Rampai Etika Politik Aktual, 2015).

Selama ini pemerintah Indonesia berusaha menutupi kekejaman, kejahatan, kebrutalan dan kegagalannya dengan berbagai cara yang berbasis kebohongan. Numun demikian, kasus campak dan gizi buruk, kematian bayi di Asmat mengumumkan bahwa Negara tidak hadir di West Papua.

Negara/pemerintah hadir di West Papua hanya dengan kepentingan politik dan keamanan untuk mengamankan ekonomi dan melindungi penduduk Transmigrasi yang didatangkan untuk menguasai lembah-lembah subur dengan menyingkirkan penduduk asli sebagai pemilik negeri.

Benarlah & amin, apa yang dikatakan Prof. Franz, keadaan penduduk asli West Papua sangat buruk, tidak normal, tidak beradab & memalukan. Ini terjadi akibat dari negara tidak hadir di West Papua.

3. Gizi Buruk dan Kematian Bayi Tidak Saja di Asmat.

Ikuti apa yang dilaporkan Yones Douw adalah bukti ketidakhadiran Negara di West Papua.

"Ada apa ini kasus kematian anak terus terjadi di tanah papua Tahun 2016 kematian 72 anak-anak di Nduga setelah itu lanjut kematian 92 anak-anak karena wabah campak di 5 desa Daerah Debei distrk Tigi barat kab Deiyai dimulai awal april s/d juni tahun 2017, sekarang awal tahun 2018 kasus kematian 67 anak-anak Asmat di kabupaten Asmat. Gereja harus cek jumlah korban yang sebenarnya anak-anak di asmat ini sebab pemerintah selalu mengurangi jumlah kematian ini. Kenapa kematian anak-anak itu berturut-turut terjadi di papua. Dulu kematian secara massal itu tidak pernah ada. Kalau kematian seperti ini terjadi maka generasi muda penerus bangsa Papua habis ini" (Sumber: Yones Douw).

4. Ikuti Kesaksian Anak Asmat (Benyamin Gurik)

Siapa pembunuh Orang Papua sesungguhnya?

Saya lahir dan besar di tepi sungai Kok, Krongkel, Fayit, Aib, Siret di Wilayah yang dulu merupakan bagian dari kabupaten Merauke dan kini masuk dalam wilayah administrasi pemerintahan kabupaten Asmat.

Apakah Anda berbicara Asmat tahun 2018 supaya perbaiki Gizi?

Kakak saya tertua lahir 1965 dan saya yang bungsu lahir 1980an semua di daerah Asmat. Daerah Asmat yang dulu terkenal karena ukiran. Tapi kini karena daerah wabah.

Sy lulus SLTP N. I Pantai Kasuari di Asmat akhirvtahun 1990an. Bapa/ayah kandung sy Pdt. Bimbert Gurik adalah satu-satunya misionaris asli Papua yang sampai kini masih hidup di daerah Selatan. Tahun ini beliau memasuki usia 50 tahun di Medan penginjilan buat orang Selatan.

Kami karena tidak ada SMA saat itu di sana, kami semua lanjutkan SMA di Merauke dan Wamena. Kami terbiasa dulu hidup makan dan minum ikut pola hidup masyarakat adat di sana. Dan saya masih hidup. Tanpa gizi & makanan sehat ala Indonesia Jawa yang kamu agungkan.

Tidak ada beras dan supermi. Dulu kami tahu beras itu saat sebulan sekali kapal masuk dari Merauke bawa jatah beras untuk pegawai di sana. Sekarang siapa yg larang orang ke hutan dengan janji supermi dan beras akan di bantu tiap 1 atau triwulan?

Saya merasa kita yang besar di kota & merasa sok tau ini telah merusak tradisi orang asmat masuk hutan di hari senin & pulang di hari Sabtu bawah bekal dari hutan. Ginetoy Ariwei.

Jadi baku lempar batu sambil pukul dada bikin diri jadi org paling berjasa saat musibah skrg ini. Jangan kamu main sandiwara.

Cukup ingat saja bahwa semua wabah ini terjadi di masa pemerintahan Joko yang kamu dewakan sebagai presiden RI terbaik. Dan Isu ini mulai marak ketika pak SBY tampil dengan program perlunya raskin buat masyarakat bawah.

Kamu rubah pola hidup berhutan masyarakat dengan cepat tanpa memperhitungkan secara matang dampaknya nanti itu adalah pembuat kejahatan.

5. Tragedi Kemanusiaan Melanda Bangsa West Papua

Saya menulis artikel ini tidak berdiri sendiri pada pendapat dan pikiran saya, tetapi integrasi beberapa pikiran dan laporan serta pengalaman. Tulisan ini untuk memberikan gambaran yang utuh tentang Tragedi Kemanusiaan terhadap bangsa West Papua.

Ada pernyataan Deputi Staf Kepresidenan, ada pendapat Frof. Dr. Franz Magnis, ada laporan dari Yones Douw dan ada pengalaman hidup dari Benyamin Gurik. Saya berusaha integrasikan tulisan ini supaya menjadi jelas pokok masalahnya.

Terjadinya proses pemusnahan etnis bangsa West Papua tidak bisa kita pungkiri. Ada fakta cukup bahwa pernyataan Negara dan realitas sangat paradoks.

Selamat berdebat.

Ita Wakhu Purom, 23/01/2018

COMMENTS

Flow -  Progress
Name

#LetWestPapuaVote,7,5 Hal,28,Aborigin,4,Aceh,17,Adat,7,Afrika,1,Air Terjun,1,Akademisi,3,Aksi,107,Aktivis,54,Aktual,4,Al Jazeera,3,Alam Papua,2,Ambon,2,Amerika Serikat,24,Amnesti Internasional,5,Amnesty,1,AMP,87,Amungme,2,Anak Fakfak,5,Anak Kembar,2,Anak Papua,24,Analisa,2,Ancaman,10,Aneh,27,Aneksasi,19,Anglikan,1,Antaranews,7,Antarapapua,1,Antroplogi,1,Aparat,9,APEC,1,AprilMob,1,Arab Saudi,5,Arahmah,2,Aristokrasi,1,Arnold Clemens Ap,1,Arsip Rahasia AS,2,Arso,1,Arti Mimpi,1,Artikel,6,Artis,7,ASDP,1,ASEAN,2,Asia Pasifik,2,Asia Tenggara,2,Asian Games 2018,1,Asing,1,Asmat,6,ASNLF,1,Asrama,3,Astronaut,1,AU,1,Auckland,2,Australia,41,Awards,1,Awepa,1,Ayat Alkitab,1,Ayub Waker,3,Badai,7,Bagan,1,Bagdad,1,Baghdad,1,Bakar Batu,1,Bakar Lilin,2,Balairungpress,1,Bali,3,Balim,1,Bandung,6,Bangsa Papua,110,BangsaMoro,1,Banjir,2,Barack Obama,3,Barcelona,3,BBC,5,BBM,2,Beasiswa,1,Beat Papua,2,Bebas,1,Bekasi,1,Belajar,2,Belanda,7,Bencana,2,Bendera,16,Beni Pakage,1,Benny Giay,3,Benny Wenda,12,Bentrok,3,Bentuk Negara,8,Berita,115,Berita8,1,Beritaekspres,1,Beritaenam,2,BeritAnda,1,Beritsatu,16,Biak,9,Bintang Kejora,15,Bintang Papua,34,Bintuni,1,Biodata,1,Biografi,1,Bisnis,2,Blokade,1,Blokir,3,BMP,4,BNPB,1,Bob Carr,1,Boikot,9,Bola,3,BOM,8,Bomberay,2,Borneo,4,Boston,3,Bougainville,1,BPS,2,Brasil,3,Brexit,1,Brimob,4,Brussels,1,Brutal,2,Buah Merah,1,Budaya,1,Bukti,1,Buku,6,Buku Papua,8,Bulan,1,Buronan,1,Buruh,6,Burung Cendrawasih,4,CahayaPapua,2,Cak Nun,1,Caledonia,1,California,1,Cambuk,1,Campaign,4,Capres,1,Catalonia,8,Catatan,183,Cendrawasih,1,Cepos,4,Cerita,4,Champions,1,Chechnya,1,China,3,Cita Citata,10,CitizenJurnalis,1,CNN,15,Computer,3,Contact,1,Cuaca,2,Culture,1,Curahan Hati,4,Curahan Hatiku,4,Daftar,2,Dailipost,1,Dana,1,Dana OTSUS,4,DAP,3,Dayak,1,Deiyai,13,Deklarasi,3,Dekolonisasi,4,Delegasi,3,Demokrasi,15,Demokrasi Kesukuan,2,Densus 88,1,Deplu,2,Depok,1,Deportasi,2,Detiknews,18,Dewan Adat,1,Dewan Gereja,3,Dewan HAM,7,Dewan Komite,1,Dialog,31,Diplomasi,1,Diplomat,8,Diskriminasi,2,Diskusi,3,Disnaker,1,Distrik Kokas,1,DNA,1,DNP,2,Doa,2,Doaku,2,Doberai,14,Dogiyai,3,Dokumenter,1,DOM,1,Dominion,1,Download,1,DP,2,DPD,1,DPR,8,DPRP,8,Dr. Phil Erari,1,Dr.Thom Wainggai,2,Dubes,9,Duka,10,Dukungan,12,Edisi,1,Edo Kondologit,1,EdudaNews,1,Ekonomi,13,Eksekusi,24,Ekspor,1,El-Gibbor Ministry.net,5,ELSHAM,1,Emas,2,Emtv,1,entertainment,3,Epen Cupen,1,Eramuslim,1,Eropa,7,ESDM,2,Etnohistori,1,Facebook,26,Fakfak,49,Fakfak Picture,6,Fakta,4,Farhat Abbas,1,Fatwa,1,Featured,1,Federal Papua,13,Federasi,10,Fiji,10,Filep Karma,5,Filipina,2,Film,3,Filsuf,1,Flotilla,8,FNMP,1,Foker LSM,1,Forkorus Yaboisembut,3,FORMAT,1,Foto,4,FPI,3,FPM-TF,2,FPR,1,Freedy Numberi,1,Freeport,61,FRI-West Papua,37,FRI-WP,14,Front Pembela Islam,2,Fungsi Otak,1,Gadis,1,GAM,1,Gambia,1,Garam,1,GARDA BAWA,1,Garuda,3,Gatra,2,Gaza,1,Gempa,5,Gempar,6,Gender,1,Generasi Papua,22,GERBANGDUTAS,1,Gereja,19,GIDI,3,GKI,1,Globalvoicesonline,1,Golkar,1,GPI,1,Gresik,1,Gresnews,1,GRPB,1,Gubernur,10,Guyana,1,Habelino,4,Habib Rizieq,4,Hacker,16,Hai Tanahku Papua,1,HAM,80,Hamah Sagrim,1,Hamas,4,Hanter,1,Hari Perempuan Sedunia,5,Harian Terbit,2,Herman Wainggai,8,Herman Wanggai,41,Hip Hop,3,Hipwee,1,HKBP,2,Hoax,1,Honiara,3,HPH,2,HRW,3,HTI,1,Hubert Mabel,1,Hukum,25,Hukuman Mati,7,HUT INDONESIA,12,HUT KNPB,5,HUT PAPUA,43,HUT PI,5,HUT RI,1,Hutan,3,Ibadah,3,Ibu,1,Idiologi,5,Idul Fitri,1,Ikan,1,Ilegal,5,Iman,1,Imigrasi,3,imparsial,1,Imperialis,1,India,3,Indonesia,392,Indonesianreview,5,Indopos,1,Indoprogres,4,Indoprogress,3,Info Papua,9,Inggris,12,Injil,4,Integrasi,2,INTEL,1,intelijen,3,Internasional,95,Internet,2,Interpol,1,Investasi,2,IPMAPA,10,IPWP,1,Irak,6,ISIS,25,Islam,2,Islamabad,1,Ismail Asso,3,Israel,18,Istilah,2,Italia,1,Itoday,1,Jacob Rumbiak,4,Jakarta,35,Jalan,2,Jambi,1,Jaringnews,1,Jawa,2,Jawapos,3,Jayapura,49,Jayawijaya,1,JDP,9,Je.Wenda,1,Jefry Wenda,1,Jenewa,6,Jenis Kekuasaan,3,Jenius,1,Jepang,3,Jerat Papua,2,Jerman,4,Jhon Kei,2,Jimmy Demianus Ijie,1,JK,1,Jogja Berduka,1,Jogjakarta,25,Jokowi,103,JPNN,15,Jubi,104,Jubir NRFPB,3,JURNAL3.COM,1,Jurnalis,10,JurNas,1,Kabar24,1,Kae,2,KAI,1,KAIMANA,5,Kajian,1,Kaleb,1,Kalimantan,3,Kamasan,10,Kampanye,3,Kanal Satu,1,Kantor,3,Kapitalis,1,Kapolda,17,Kapolri,1,Kasih Tuhan,1,Kasus,18,kata Bijak,8,Kata Gambar,1,Kataku,17,Katolik,3,Kawan,1,KBR68H,1,Kebebasan,2,Kebersamaan,1,Kebijakan,3,Kebohongan,2,Kecelakaan,6,Kedaulatan,1,Kedubes,7,Keerom,1,Kejahatan,4,Kejenuhan,1,Kekerasan,30,Kematian,2,Kemenkumham,2,Kemerdekaan,5,Kendeng,3,Kepribadian,2,Kereta Api,4,Kerjasama,3,Kerusakan,1,Kesaksian,1,Kesehatan,6,Kewarganegaraan,1,Kingmi,1,KIP,1,Kisah Cinta,2,Kisah Perjuangan,5,Klasis,1,Kleptokrasi,1,KNPB,139,KNPB Konsulat Indonesia,3,KNPI,7,Kodam,1,Koleksi,1,Koloni,1,Kolonialisme,4,Kominfo,5,Komite Independen Papua,1,Komnas HAM,14,Komnas TPNPB,13,Komoro,2,KOMPAS,34,Kompasiana,4,Komunis,1,Konfederal,1,Konfederasi,3,Konflik,6,Kongres,7,Kongres Rakyat Papua III,11,Konservasi,1,Konsolidasi,1,Konspirasi,3,Konsulat,1,KONTRAS,6,Kopi,2,Koran Kejora,1,Korban,58,Korea Selatan,1,Korea Utara,5,Korowai,3,Korupsi,1,Koruptor,2,KP-FMK,1,KPP,1,KRI Bung Tomo,1,KRIMINAL,2,Kristen,2,Kronologi,4,KTP,2,KTT,3,Kualisi Ham,2,Kudeta,1,KUHP,1,Kulonprogo,2,Kumparan,1,Kumpulan Jepretanku,1,Kunjungan,20,Kupang,1,Kurdi,2,Lagu Fakfak,1,Lagu Kebangsaan,3,Lambang,1,Laporan,6,Larangan,5,LBH,18,LBH Papua,1,Leonie Tanggahma,1,Letter,3,Letusan,1,Liberalisme,2,Lifestyle,1,Liga,1,LIPI,6,Liputan6,12,Lirik Lagu,14,LITP,1,LMA,2,LNG,1,Logistik,1,London,5,Longsor,1,LP3BH,9,LPSK,1,LSM,1,Luar Negeri,68,Mahasiswa,85,MAI,4,Majalah Selangkah,3,Makanan,1,Makar,18,Makasar,4,Maklumat,3,Mako Tabuni,1,Malam Kudus,1,Malang,3,Malasya,2,Malaysia,8,Malu,1,Maluku,8,Malware,1,Mama,2,Mamberamo,1,Mambesak,1,Mambunibuni,1,Manado,10,Manajemen,6,Manajemen Konflik,3,Mandat,1,Manifest,1,Manila,1,Manokwari,57,Mansinam,2,Manusia,1,Markus Haluk,3,Markus Yenu,2,Marshal Island,1,Marthen Goo,2,Mascho-Piro,1,Massa,1,Mata kuliah Ilmu Politik,3,Mataram,1,Materi,1,Mayday,8,Mbaham,1,Media,11,Media Asing,2,Mediasi,2,Medsos,11,MeePago,1,Megawati,1,Melanesia,9,Melbourne,5,Melindo,4,Memori,1,Mendopma,1,Menkeu,1,Menkominfo,2,Menkopolhukam,4,Menlu,5,Menpora,1,Merauke,16,Merdeka,6,Merdeka.com,4,MetroNews,13,Mifee,2,Militer,18,Militerisme,4,Militeristik,2,Mimika,2,Mimpi,1,Misteri,4,Mobokrasi,1,Monarki,1,MOP,11,Motivasi,14,Motivasi Dan Dasar Cinta,4,MPR,1,MRP,3,MRP-PB,2,MSG,53,Muhamadiyah,2,MUI,3,Mural,1,Musik,7,Musisi,4,Mutiara Hitam,1,My Photos,24,Nabire,11,Naftali Edoway,1,Nama,2,Napalm,1,NAPAS,6,Narkoba,11,Nasional,8,Nasionalis NKRI,3,Nasionalis Papua,16,Natal,9,Natalius Pigai,7,Nauru,1,Navi Pillay,1,Negara,7,Negara Gagal,3,Negara Kesatuan,3,Negara Konfederasi,2,Negara Papua,48,Negara Rakyat Nusantara,55,Negara Serikat,1,Nelayan,1,Neolib,1,New York,7,New Zealand,5,news,1,NFRPB,75,Nobel,2,Nomor1,1,Novel,1,Nowela,1,NRN,57,NTT,2,Nusantara,7,Nusantaratimes,1,NYIA,1,OAP,8,Oase,1,Octoviaen Gerald Bidana,1,Oikoumene,3,Okezone,14,Oklokrasi,1,Olah Raga,3,Olah Vokal,1,Oligarki,1,Ombak,1,Onestep-news,1,Operasi,2,Operasi Militer,2,Opini,114,OPPB,1,Orasi,1,Organisasi,14,Ormas,1,Otak,1,OTK,1,Otonomi,1,Otsus,7,Otsus Plus,9,Pabrik,1,Padang,1,Paguyuban,1,Pahlawan,1,Pajak,1,Pakar,2,Pala,1,Palestina,12,Palingkeren.com,1,Palsu,7,Palu,1,Pamer Voice,4,Pancasila,4,Pandanganku,44,PANGDAM,1,Panggilan,1,Panglima,3,Paniai,13,Panitia Natal 10,1,Panji,1,PAP,1,Papua,299,Papua Barat,3,Papua Bersatu,3,Papua Menggugat,5,Papua Merdeka,64,Papua New Guinea,6,Papua Post,16,Papuan,3,Parlemen,3,Parlemen Rakyat Daerah,8,Parlementer,2,Partai Hijau Australia,1,Partai Lokal,2,Pasifik,20,Paskah,1,Pastor,2,PASTOR JOHN DJONGA,2,Pastor Neles Tebay,7,Patriot,1,PBB,67,PBHI,1,PDP,1,Pdt. Socratez S. Yoman,34,Pejua,1,Pejuang,5,Pekabran Injil,6,Pelajar,1,Pelanggaran,22,Pelantikan,4,Pelopor,1,Pemakaman,2,Pembacokan,1,Pembajakan,2,Pembakaran,10,Pembangunan,6,Pembebasan,2,Pembubaran,1,Pembunuhan,13,Pemekaran,7,Pemerintahan,7,Pemilih,1,Pemilu,2,Pemimpin,14,Pemimpin Terlama Di Dunia,1,Pemuda Papua,1,Penangkapan,85,Penculikan,4,Pencuri,3,Pendatang,2,Pendeta,3,Pendidikan,3,Penduduk,3,Peneliti,2,Penelitian,1,Penembak Jitu,1,Penembakan,54,Pengalamanku,1,Pengamat,5,Pengantar Ilmu Politik,5,Penggusuran,3,Pengungsi,2,Penjajahan,12,Penulis,1,Penyiksaan,3,Pepera,12,Perang,19,Perang Dunia III,1,perasaanku,1,Perawan,1,Perbatasan,4,Perdamaian,2,Perdasus,1,Perempuan,19,Peringatan,2,Peristiwa,2,Perjanjian,6,Perjuangan,7,Pernikahan,2,Pers,6,Persatuan,2,Perserikatan Negara,1,Persipura,4,Persipuramania,3,Perundingan,4,Pesan Group,3,Pesawat,8,Petisi,23,PGI,1,PH,1,Phaul Heger,19,Phoenix,1,Photo,2,Photo Gabungan,4,Photo Jepang,1,Photo Kongres,1,Photo Papua,12,PIA,1,Picture,35,Picture Papua,20,Pidato,8,PIF,9,Pikiranku,5,PIlar Demokrasi,1,Pilgub,2,PILKADA,1,Pilpres,7,Pinang,1,PKI,2,PKMFP,2,PKS,1,Plutokrasi,1,PMKRI,1,PNG,32,PNPB,1,PNWP,9,Pohon Natal,4,Pojoksatu,1,Polandia,1,Polisi,32,Polisi Nasional Papua,1,Politik,2,Politik Rakyat,3,Politisi,1,Polri,9,Populisme,1,Pornografi,1,Port Moresby,4,Port Numbay,11,Port Vila,7,Portalkbr,4,Pos,1,Posko,3,POSTER,1,Postingan,102,PPR,1,Prabowo,2,Prakata,1,Prancis,3,PRD,16,Prediksi,1,Preman,4,Presiden,12,Presidensil,2,Profil Negara Papua,3,Profile,2,Program Ke Kampung,1,Proklamasi Papua,13,Protektorat,1,PRPPB,16,PS,2,PSSI,1,Puisi,41,Puisi Cinta,21,Puisi Cinta Dan Perasaan,8,Puisi Duka,1,Puisi Kebahagiaan,3,Puisi Kehidupan,5,Puisi Kerinduan,2,Puisi Kritik,1,Puisi perasaan,3,Puisi perasaanku,3,Puisi Perjuangan,8,Puisi Perpisahan,1,Pulang,1,Pulau,2,Pulau Manus,1,Puncak Jaya,5,Puncak Papua,1,Quaker,1,Qureta,2,R4,1,Radar Sorong,20,RadarTimika,5,Radio Australia,2,Radio Streaming Papua,1,Radionz,1,Raja Ampat,1,rakyat Papua,4,Ramalan,1,Ranting Patah,2,Rappler,2,Ras Papua,2,Rasis,10,Ratu,1,Referendum,20,Refleksi,5,Reformasi,1,Rekayasa,3,Rekomendasi,1,Renungan,11,Represif,1,Republik Papua,7,REPUBLIKA,7,Resolusi,1,Revolusi,1,Revolusi Budaya,4,Revolusi Papua,1,Rex Rumakiek,1,Riau,3,RMS,10,Rohingnya,1,Roma,2,Roma Agreement,4,RSP,1,RSUD,1,Rupiah,2,Rusia,5,Rutan,1,RUU,3,Sabah,1,Sabun,1,Sagu,1,Sains,3,Saireri,4,Saksi,1,Salatiga,3,Saleh Partaonan Daulay,2,Samoa,2,Sampul Facebook,5,Sandal Jepit,1,Sandera,2,Sarawak,3,Sastra,1,Sawit,2,SBY,1,SDA,2,SDM,1,Sebby Sambon,1,Sejarah,10,Sejarah Indonesia,12,Sejarah Injil Di Papua,2,Sejarah NKRI,7,Sejarah Papua,25,Seks,1,Selpius Bobi,1,Semangat,1,Semangat Papua,2,Semarang,7,Semen,3,Seminar,10,Senator,5,Seni,5,Seni Rupa,1,Senjata,4,Sentani,5,Seruan,38,Serui,9,Seruu.com,1,SETARA,1,Setwapres,2,Sharia,1,SHDRP,1,Shio,1,Siaran Pers,7,Sidang,7,Sifat,1,Sikap,2,Sinar Harapan,2,Sindonews,15,Singapura,1,Sistem Pemerintahan,7,Situbondo,1,Situs,3,Siwalima,1,Skenario,2,SKP-HAM,1,Slanks,1,Smelter,5,SMPP,1,SODELPA,1,Solidaritas,13,Solidaritas Perempuan Papua,5,Solo,1,Solomon,11,SONAMAPPA,2,Sorong,21,Sorotan,2,Sosialisasi,1,Spam,1,Spanyol,5,SPM,3,SPM-PB,2,Sports,4,Sri Lanka,1,Sri Paus,6,SSKM,3,Status Facebook,4,Stigma,1,Stiker,1,Stop Miras,4,Struktur Negara,3,Student,1,Suaka,1,Suara,3,Suara Pembaruan,3,Suara Rakyat,4,Sudan Selatan,1,Sukhoi,1,Sukoharjo,1,Suku,2,SUKU MBAHAM,2,Suku Pedalaman,1,Suku Primitif,1,Sulawesi,3,Sulpap,1,Sultan,2,Suluh Papua,7,Sumpah Pemuda,3,SUP,7,Supiori,1,Surabaya,9,Surakarta,1,Surat,16,Sùrat,1,Suriah,4,Suva,3,Sydney,3,Syria,1,Syukuran,2,Tabrakan,2,Tagor,1,Tahanan,5,TALIBAN,2,Tambang,4,Tambrauw,2,Tami,1,Tanah Papua,3,Tapanews,2,Tapol,10,Teatrikal,1,Teknologi,7,Telkomsel,1,Tembagapura,9,Temp,1,Tempo,15,Tentara,2,Teori,1,Terasing,1,Ternate,1,Teror,3,Teroris,8,Terpidana,2,Tewas,1,Texax,1,Thaha Alhamid,2,The Comens,5,Tidore,1,Tim 7,2,Timika,39,Timnas Papua,1,Timokrasi,1,Timor Leste,4,Timur Tengah,2,Tionghoa,1,Tips,7,Tips Kesehatan,11,Tips-Tips Komputer,11,Tips-Tips Motivasi,9,Tirani,1,Tjahjo Kumolo,1,TMP,1,TNI,29,Tokoh,11,Tokoh-Tokoh,28,Toleransi,2,Tolikara,12,TP,1,TPN/OPM,90,Tradisi,1,Tragedi,2,Transmigrasi,5,TribunNews,17,Trikora,9,TRONDHEIM,1,TRWP,9,TTS,1,Tuduhan,1,Tugu,1,Turki,2,Tuvalu,2,TV Papua,1,TVONE,1,Twitter,2,Uang,1,Ucanews,4,UFO,2,Uganda,1,UGM,2,Ulang Tahun,1,ULMWP,71,UNCEN,9,Undangan,3,Unesco,3,UNGA72,14,Uni,1,Uni Eropa,2,UNICEF,1,UNPO,1,UNTEA,1,UP4B,9,USAID,1,Uskup,3,Ustad Fadlan Garamatan,2,Utikini,2,UU,3,UURWP,1,Valentin’s Day,5,Vanuatu,25,Vatikan,2,Venezuela,1,Veronica Koman,1,Victor Yeimo,9,Vidio,54,Vietnam,1,Virus,3,Visa,1,Visa Papua,1,Vivanews,13,Voanews,7,Wagub,1,Waisai,1,Wall Facebook,13,Wamena,5,Wapres,2,Warta Papua,1,Wartawan,11,Washington,12,Washingtonpost,1,Wasior Berdarah,7,Wawancara,7,WCC,1,Wellington,5,West Papua,74,West Papua Media,1,Western Sahara,1,Willem Wandik,3,Wissel Van Nunubado,19,WNA,1,WNP,1,Wondama,1,wor,1,WORLD,73,WORLD CUP,1,WPAN,1,WPNA,8,WPNCL,4,WPNLA,2,WPNYC,1,WPRA,3,WTO,1,WWF,1,Yahudi,1,Yahukimo,1,Yalimo,1,Yaman,2,Yapen,1,Yason Ngelia,3,Yerusalem,3,yogyakarta,72,Yorrys Th. Raweyai,1,Yunani,1,Yusak Pakage,1,
ltr
item
West Papua Blogger: Pemusnahan Etnis Bangsa Papua Secara Sistematik di Era Modern
Pemusnahan Etnis Bangsa Papua Secara Sistematik di Era Modern
https://3.bp.blogspot.com/-hN1hm8LJiB4/Wmn2nuBDDOI/AAAAAAAASM8/16A5fAlzGpYfR7-yeLIMCLZA6daX0TwxwCLcBGAs/s320/asmat%2Bgizi%2Bburuk.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-hN1hm8LJiB4/Wmn2nuBDDOI/AAAAAAAASM8/16A5fAlzGpYfR7-yeLIMCLZA6daX0TwxwCLcBGAs/s72-c/asmat%2Bgizi%2Bburuk.jpg
West Papua Blogger
https://phaul-heger.blogspot.com/2018/01/pemusnahan-etnis-bangsa-papua-secara.html
https://phaul-heger.blogspot.com/
https://phaul-heger.blogspot.com/
https://phaul-heger.blogspot.com/2018/01/pemusnahan-etnis-bangsa-papua-secara.html
true
3552930492203703242
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy