$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Laporan Jurnalis Asing:Tatapan Hampa Orang-orang Lapar Papua

JAKARTA   - Wartawan Al Jazeera, Step Vaessen, akhirnya dapat mengunjungi Papua setelah bertahun-tahun pemerintah Indonesia membatasi kunjun...

JAKARTA  - Wartawan Al Jazeera, Step Vaessen, akhirnya dapat mengunjungi Papua setelah bertahun-tahun pemerintah Indonesia membatasi kunjungan media internasional ke wilayah itu.
Ratusan anak diperkirakan meninggal di Asmat karena campak dan gizi buruk (Foto: Step Vaessen)

Tapi ini bukan kunjungan tamasya. Ia melaporkan kematian bayi akibat campak dan kurang gizi, yang menyeruak mengagetkan banyak orang di tengah kampanye pembangunan infrastruktur yang masif di wilayah paling timur Indonesia itu, setelah diberitakan Kompas pertama kali pada 13 Januari lalu.

Menurut Step Vaessen, yang menulis pada blognya, di situs Al Jazeera, untuk meliput ke Papua pihaknya meminta izin kepada kantor polisi di Jakarta, dan mereka memperoleh izin.

"Kunjungan pertama saya kembali ke Papua setelah media asing dibatasi selama bertahun-tahun. Kami berharap pihak berwenang mengizinkan kami menceritakan kisah ini," ia menulis dalam laporan yang ia beri judul The Hollow Eyes of Hunger Indonesia's Papua.

Berikut ini kami menerjemahkan laporannya tersebut.

Tatapan Hampa Orang-orang Lapar Papua

Di tubuh-tubuh kecil dengan tulang yang hampir menembus kulit mereka, mata bayi-bayi Papua menceritakan kisah mereka.
Diabaikan oleh petugas kesehatan dan pejabat pemerintah, anak-anak ini tidak mendapat imunisasi (Foto: Step Vaessen)

Kami menempuh perjalanan hampir 24 jam untuk sampai pada cerita tentang anak-anak ini yang meninggal karena kekurangan gizi dan wabah campak.

Ini merupakan kunjungan pertama saya kembali ke Papua setelah media asing dibatasi selama bertahun-tahun. Kami berharap pihak berwewenang mengizinkan kami menceritakan kisah ini.

Ribuan anak yang menderita kelaparan dan penyakit cukup penting bagi kami untuk mengambil risiko.

Kami melapor ke kantor polisi di Jakarta dan mendapatkan izin perjalanan.

Papua, yang berada di wilayah timur jauh, telah menjadi wilayah yang sensitif sejak menjadi bagian dari Indonesia pada tahun 1960an setelah apa yang dianggap sebagai referendum yang cacat.

Setelah sekelompok orang Papua dipilih untuk memilih menjadi bagian dari republik ini, banyak yang mulai memperjuangkan kemerdekaan. Pergerakan ini masih aktif sampai sekarang meski pemerintah segera memberikan otonomi luas di Papua pada tahun 2001.

Tapi cerita ini bukan tentang gerakan kemerdekaan.

Cerita ini bercerita tentang bagian negara yang terbengkalai yang hampir tidak disadari oleh sebagian besar di pemerintahan sebagai bagian dari Indonesia.

Diabaikan atau Diusir

Diperkirakan ratusan anak-anak yang meninggal karena kekurangan gizi dan wabah campak merupakan bukti yang menyakitkan atas kelalaian ini.

Diabaikan oleh petugas kesehatan dan pejabat pemerintah, banyak anak tidak diimunisasi atau diberi perawatan kesehatan dasar.
Wartawan Al Jazeera melihat warga Papua memakan mie instan mentah Step Vaessen)

Dan ini terjadi di dekat tambang emas terbesar di dunia yang dioperasikan oleh perusahaan Freeport, pembayar pajak terbesar di Indonesia.

Suku Asmat paling terpukul. Permukiman suku di bagian selatan Papua jauh dari kota terdekat dan banyak orang Asmat terpaksa mengubur anak-anak mereka tanpa menemui dokter.

Mereka yang memiliki perahu mendayung ke pos kesehatan terdekat, namun diusir oleh petugas kesehatan yang tampaknya kurang memiliki komitmen dan keterampilan untuk membantu.

Kami melakukan perjalanan ke Asatat, sebuah pemukiman sekitar tiga jam dengan speedboat dari kota terdekat Agats. Selama empat bulan terakhir, setidaknya 29 anak meninggal di sana.

Aloysius Beorme kehilangan anak laki-lakinya yang berumur satu tahun karena tidak punya uang untuk menyewa kapal.

Ketika akhirnya berhasil mendayung perahu berjam-jam ke klinik, anaknya meninggal tak lama setelah tiba.

"Kami ingin dokter datang ke sini dan kami ingin pemerintah di Jakarta mengirim mereka karena pemerintah provinsi tidak pernah mengunjungi kami," kata Beorme kepada kami.

Kehilangan Tradisi

Karena Papua telah diberi otonomi luas, daerah tersebut telah digelontori uang, namun sebagian besar diduga telah hilang ke dalam kantong pemimpin lokal dan pejabat pemerintah.

Upaya untuk membawa kemajuan ekonomi ke kawasan ini terutama menguntungkan pendatang baru dari daerah lain di Indonesia yang memulai usaha kecil mereka, menjual makanan instan yang sekarang membunuh anak-anak Papua.

Asmat secara tradisional hidup dari pohon sagu. Sebelum makanan instan memasuki desa mereka suku semi-nomaden akan menghabiskan waktu berbulan-bulan di hutan untuk membuat sagu dan menemukan cukup makanan untuk hidup.

Tapi mie instan dan minuman berenergi telah menjadi alternatif yang jauh lebih sedikit memakan waktu bagi Asmat yang tidak tahu banyak tentang nutrisi. Di Asatat, kami melihat anak-anak makan mie mentah dan bayi minum kopi instan.

Suku Asmat menghadapi krisis identitas yang serius yang sejauh ini dibiarkan selesai dengan sendirinya.

Sebuah proposal oleh Presiden Indonesia Joko Widodo untuk memindahkan 100.000 orang Asmat yang tinggal di daerah tersebut ke sebuah kota dekat layanan medis segera ditolak.

Banyak yang percaya ini bisa menjadi akhir dari Asmat, yang tidak dapat bertahan hidup mengandalkan hutan dan menghadapi persaingan dari pendatang baru.

Apa yang dibutuhkan Asmat adalah untuk dapat memperkuat tradisi mereka yang telah memberi manfaat selama berabad-abad dan mendapatkan perawatan nyata dari pemerintah untuk mencegah agar tragedi ini tidak terjadi lagi.

Ini adalah kesempatan baik bagi pemerintah Joko Widodo untuk membuktikan kepada orang-orang Papua bahwa mereka adalah milik Indonesia.


Tentang Step Vaessen

Step Vaessen
Siapa Step Vaessen? Al Jazeera pada situs resminya memperkenalkannya sebagai wartawan Al Jazeera yang berbasis di Jakarta. Ia telah melakukan reportase di Asia selama lebih dari 20 tahun dan merupakan salah satu jurnalis internasional paling senior yang meliput wilayah ini.

Setelah bekerja di Asia Tenggara untuk NOS-TV dari Belanda, dia bergabung dengan Al Jazeera pada tahun 2006. Dia menyaksikan secara langsung sebagian besar berita utama di Asia: jatuhnya Presiden Soeharto pada tahun 1998,  referendum kemerdekaan di Timor Timur (kini Timor Leste), tsunami Samudra Hindia pada tahun 2004, krisis Rohingya di Myanmar, demonstrasi menentang Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan bencana alam besar di Indonesia, Pakistan, Filipina dan berbagai konflik agama dan etnis. Dia meliput berita di China, Thailand, Malaysia, Kamboja, Laos, Vietnam, Jepang dan Korea Selatan.

Vaessen juga membuat beberapa film dokumenter untuk 101 East, di antaranya, Trail of Murder, tragedi berdarah di Timor Timur yang dinominasikan sebagai Dokumenter Terbaik di Asia TV Awards di Singapura. Sebuah buku karyanya telah terbit, Jihad with Sambal, dan ia memenangkan Academy Award pada tahun 2005 untuk laporannya mengenai tsunami Samudra Hindia.


Editor : Eben E. Siadari
Sumber: SATUHARAPAN.COM

COMMENTS

BLOGGER
Flow -  Progress
Name

#LetWestPapuaVote,7,5 Hal,26,Aborigin,4,Aceh,17,Adat,7,Afrika,1,Air Terjun,1,Akademisi,3,Aksi,107,Aktivis,54,Aktual,4,Al Jazeera,3,Ambon,2,Amerika Serikat,23,Amnesti Internasional,5,Amnesty,1,AMP,87,Amungme,2,Anak Fakfak,5,Anak Kembar,2,Anak Papua,24,Analisa,2,Ancaman,10,Aneh,27,Aneksasi,19,Anglikan,1,Antaranews,7,Antarapapua,1,Antroplogi,1,Aparat,9,APEC,1,AprilMob,1,Arab Saudi,5,Arahmah,2,Aristokrasi,1,Arnold Clemens Ap,1,Arsip Rahasia AS,2,Arso,1,Arti Mimpi,1,Artikel,6,Artis,6,ASDP,1,ASEAN,2,Asia Pasifik,2,Asia Tenggara,2,Asian Games 2018,1,Asing,1,Asmat,6,ASNLF,1,Asrama,3,Astronaut,1,AU,1,Auckland,2,Australia,40,Awards,1,Awepa,1,Ayat Alkitab,1,Ayub Waker,3,Badai,7,Bagan,1,Bagdad,1,Baghdad,1,Bakar Batu,1,Bakar Lilin,2,Balairungpress,1,Bali,3,Balim,1,Bandung,6,Bangsa Papua,109,BangsaMoro,1,Banjir,2,Barack Obama,3,Barcelona,3,BBC,5,BBM,2,Beasiswa,1,Beat Papua,2,Bebas,1,Bekasi,1,Belajar,2,Belanda,7,Bencana,2,Bendera,15,Beni Pakage,1,Benny Giay,3,Benny Wenda,10,Bentrok,3,Bentuk Negara,8,Berita,115,Berita8,1,Beritaekspres,1,Beritaenam,2,BeritAnda,1,Beritsatu,16,Biak,9,Bintang Kejora,15,Bintang Papua,34,Bintuni,1,Biodata,1,Biografi,1,Bisnis,1,Blokade,1,Blokir,3,BMP,4,BNPB,1,Bob Carr,1,Boikot,9,Bola,2,BOM,8,Bomberay,2,Borneo,4,Boston,3,Bougainville,1,BPS,2,Brasil,3,Brexit,1,Brimob,4,Brussels,1,Brutal,2,Buah Merah,1,Budaya,1,Bukti,1,Buku,6,Buku Papua,7,Bulan,1,Buronan,1,Buruh,5,Burung Cendrawasih,4,CahayaPapua,2,Cak Nun,1,Caledonia,1,California,1,Cambuk,1,Campaign,4,Capres,1,Catalonia,8,Catatan,182,Cendrawasih,1,Cepos,4,Cerita,4,Chechnya,1,China,3,Cita Citata,10,CitizenJurnalis,1,CNN,13,Computer,3,Contact,1,Cuaca,2,Culture,1,Curahan Hati,4,Curahan Hatiku,4,Daftar,2,Dailipost,1,Dana,1,Dana OTSUS,4,DAP,3,Dayak,1,Deiyai,13,Deklarasi,3,Dekolonisasi,4,Delegasi,3,Demokrasi,15,Demokrasi Kesukuan,2,Densus 88,1,Deplu,2,Depok,1,Deportasi,2,Detiknews,18,Dewan Adat,1,Dewan Gereja,3,Dewan HAM,7,Dewan Komite,1,Dialog,31,Diplomasi,1,Diplomat,8,Diskriminasi,2,Diskusi,2,Disnaker,1,Distrik Kokas,1,DNA,1,DNP,2,Doa,2,Doaku,2,Doberai,14,Dogiyai,3,Dokumenter,1,DOM,1,Dominion,1,Download,1,DP,2,DPD,1,DPR,8,DPRP,8,Dr.Thom Wainggai,2,Dubes,9,Duka,9,Dukungan,12,Edisi,1,Edo Kondologit,1,EdudaNews,1,Ekonomi,13,Eksekusi,24,Ekspor,1,El-Gibbor Ministry.net,5,ELSHAM,1,Emas,1,Emtv,1,entertainment,3,Epen Cupen,1,Eramuslim,1,Eropa,7,ESDM,2,Etnohistori,1,Facebook,23,Fakfak,49,Fakfak Picture,6,Fakta,4,Farhat Abbas,1,Fatwa,1,Featured,1,Federal Papua,13,Federasi,10,Fiji,10,Filep Karma,5,Filipina,2,Film,3,Filsuf,1,Flotilla,8,FNMP,1,Foker LSM,1,Forkorus Yaboisembut,3,FORMAT,1,Foto,4,FPI,3,FPM-TF,2,Freedy Numberi,1,Freeport,60,FRI-West Papua,37,FRI-WP,14,Front Pembela Islam,2,Fungsi Otak,1,Gadis,1,GAM,1,Gambia,1,Garam,1,GARDA BAWA,1,Garuda,3,Gatra,2,Gaza,1,Gempa,5,Gempar,6,Gender,1,Generasi Papua,22,Gereja,19,GIDI,3,GKI,1,Globalvoicesonline,1,Golkar,1,GPI,1,Gresik,1,Gresnews,1,GRPB,1,Gubernur,10,Guyana,1,Habelino,4,Habib Rizieq,4,Hacker,16,Hai Tanahku Papua,1,HAM,78,Hamah Sagrim,1,Hamas,4,Hanter,1,Hari Perempuan Sedunia,5,Harian Terbit,2,Herman Wainggai,8,Herman Wanggai,41,Hip Hop,3,Hipwee,1,HKBP,2,Hoax,1,Honiara,3,HPH,2,HRW,1,HTI,1,Hubert Mabel,1,Hukum,23,Hukuman Mati,7,HUT INDONESIA,12,HUT KNPB,5,HUT PAPUA,43,HUT PI,5,HUT RI,1,Hutan,3,Ibadah,3,Ibu,1,Idiologi,5,Idul Fitri,1,Ikan,1,Ilegal,3,Iman,1,Imigrasi,3,imparsial,1,Imperialis,1,India,2,Indonesia,388,Indonesianreview,5,Indopos,1,Indoprogres,4,Indoprogress,3,Info Papua,9,Inggris,12,Injil,4,Integrasi,2,INTEL,1,intelijen,3,Internasional,90,Internet,2,Interpol,1,Investasi,2,IPMAPA,10,IPWP,1,Irak,6,ISIS,25,Islam,1,Islamabad,1,Ismail Asso,3,Israel,17,Istilah,2,Italia,1,Itoday,1,Jacob Rumbiak,4,Jakarta,33,Jalan,2,Jambi,1,Jaringnews,1,Jawa,2,Jawapos,3,Jayapura,49,Jayawijaya,1,JDP,9,Je.Wenda,1,Jefry Wenda,1,Jenewa,6,Jenis Kekuasaan,3,Jenius,1,Jepang,3,Jerat Papua,2,Jerman,4,Jhon Kei,2,Jimmy Demianus Ijie,1,JK,1,Jogja Berduka,1,Jogjakarta,25,Jokowi,102,JPNN,15,Jubi,104,Jubir NRFPB,3,JURNAL3.COM,1,Jurnalis,9,JurNas,1,Kabar24,1,Kae,2,KAI,1,KAIMANA,5,Kajian,1,Kaleb,1,Kalimantan,3,Kamasan,10,Kampanye,3,Kanal Satu,1,Kantor,3,Kapitalis,1,Kapolda,17,Kapolri,1,Kasih Tuhan,1,Kasus,17,kata Bijak,8,Kata Gambar,1,Kataku,17,Katolik,3,Kawan,1,KBR68H,1,Kebebasan,2,Kebersamaan,1,Kebijakan,3,Kebohongan,2,Kecelakaan,6,Kedaulatan,1,Kedubes,7,Keerom,1,Kejahatan,4,Kejenuhan,1,Kekerasan,30,Kematian,2,Kemenkumham,2,Kemerdekaan,5,Kendeng,3,Kepribadian,2,Kereta Api,4,Kerjasama,3,Kerusakan,1,Kesaksian,1,Kesehatan,6,Kewarganegaraan,1,Kingmi,1,KIP,1,Kisah Cinta,2,Kisah Perjuangan,5,Klasis,1,Kleptokrasi,1,KNPB,139,KNPB Konsulat Indonesia,3,KNPI,7,Kodam,1,Koleksi,1,Koloni,1,Kolonialisme,4,Kominfo,5,Komite Independen Papua,1,Komnas HAM,14,Komnas TPNPB,13,Komoro,2,KOMPAS,34,Kompasiana,4,Komunis,1,Konfederal,1,Konfederasi,3,Konflik,6,Kongres,7,Kongres Rakyat Papua III,11,Konservasi,1,Konsolidasi,1,Konspirasi,3,Konsulat,1,KONTRAS,6,Kopi,2,Koran Kejora,1,Korban,58,Korea Selatan,1,Korea Utara,4,Korowai,2,Korupsi,1,Koruptor,2,KP-FMK,1,KPP,1,KRI Bung Tomo,1,KRIMINAL,2,Kristen,2,Kronologi,4,KTP,2,KTT,3,Kualisi Ham,2,Kudeta,1,KUHP,1,Kulonprogo,2,Kumparan,1,Kumpulan Jepretanku,1,Kunjungan,20,Kupang,1,Kurdi,2,Lagu Fakfak,1,Lagu Kebangsaan,3,Lambang,1,Laporan,6,Larangan,5,LBH,18,LBH Papua,1,Leonie Tanggahma,1,Letter,3,Letusan,1,Liberalisme,2,Lifestyle,1,LIPI,6,Liputan6,12,Lirik Lagu,14,LITP,1,LMA,2,LNG,1,Logistik,1,London,5,Longsor,1,LP3BH,9,LPSK,1,LSM,1,Luar Negeri,68,Mahasiswa,84,MAI,4,Majalah Selangkah,3,Makanan,1,Makar,18,Makasar,4,Maklumat,3,Mako Tabuni,1,Malam Kudus,1,Malang,3,Malasya,1,Malaysia,8,Malu,1,Maluku,8,Malware,1,Mama,2,Mamberamo,1,Mambesak,1,Mambunibuni,1,Manado,10,Manajemen,6,Manajemen Konflik,3,Mandat,1,Manifest,1,Manila,1,Manokwari,56,Mansinam,2,Manusia,1,Markus Haluk,2,Markus Yenu,2,Marshal Island,1,Marthen Goo,2,Mascho-Piro,1,Massa,1,Mata kuliah Ilmu Politik,3,Mataram,1,Materi,1,Mayday,8,Mbaham,1,Media,11,Media Asing,2,Mediasi,2,Medsos,11,MeePago,1,Megawati,1,Melanesia,9,Melbourne,5,Melindo,4,Memori,1,Mendopma,1,Menkeu,1,Menkominfo,2,Menkopolhukam,4,Menlu,5,Menpora,1,Merauke,15,Merdeka,6,Merdeka.com,4,MetroNews,13,Mifee,1,Militer,17,Militerisme,4,Militeristik,2,Mimika,2,Mimpi,1,Misteri,4,Mobokrasi,1,Monarki,1,MOP,11,Motivasi,14,Motivasi Dan Dasar Cinta,4,MPR,1,MRP,3,MRP-PB,2,MSG,53,Muhamadiyah,2,MUI,3,Mural,1,Musik,7,Musisi,4,Mutiara Hitam,1,My Photos,24,Nabire,11,Naftali Edoway,1,Nama,2,Napalm,1,NAPAS,6,Narkoba,11,Nasional,8,Nasionalis NKRI,3,Nasionalis Papua,16,Natal,9,Natalius Pigai,7,Nauru,1,Navi Pillay,1,Negara,7,Negara Gagal,3,Negara Kesatuan,3,Negara Konfederasi,2,Negara Papua,48,Negara Rakyat Nusantara,55,Negara Serikat,1,Nelayan,1,Neolib,1,New York,7,New Zealand,5,news,1,NFRPB,73,Nobel,2,Nomor1,1,Novel,1,Nowela,1,NRN,57,NTT,2,Nusantara,7,Nusantaratimes,1,NYIA,1,OAP,8,Oase,1,Octoviaen Gerald Bidana,1,Oikoumene,3,Okezone,14,Oklokrasi,1,Olah Raga,3,Olah Vokal,1,Oligarki,1,Ombak,1,Onestep-news,1,Operasi,2,Operasi Militer,2,Opini,114,OPPB,1,Orasi,1,Organisasi,14,Ormas,1,Otak,1,OTK,1,Otonomi,1,Otsus,7,Otsus Plus,9,Pabrik,1,Padang,1,Paguyuban,1,Pahlawan,1,Pajak,1,Pakar,2,Pala,1,Palestina,12,Palingkeren.com,1,Palsu,7,Palu,1,Pamer Voice,4,Pancasila,4,Pandanganku,44,PANGDAM,1,Panggilan,1,Panglima,3,Paniai,12,Panitia Natal 10,1,Panji,1,PAP,1,Papua,297,Papua Barat,3,Papua Bersatu,3,Papua Menggugat,5,Papua Merdeka,64,Papua New Guinea,6,Papua Post,16,Papuan,3,Parlemen,3,Parlemen Rakyat Daerah,8,Parlementer,2,Partai Lokal,2,Pasifik,20,Paskah,1,Pastor,2,PASTOR JOHN DJONGA,2,Pastor Neles Tebay,7,Patriot,1,PBB,67,PBHI,1,PDP,1,Pdt. Socratez S. Yoman,30,Pejua,1,Pejuang,5,Pekabran Injil,6,Pelajar,1,Pelanggaran,21,Pelantikan,4,Pelopor,1,Pemakaman,2,Pembacokan,1,Pembajakan,2,Pembakaran,10,Pembangunan,6,Pembebasan,2,Pembubaran,1,Pembunuhan,13,Pemekaran,7,Pemerintahan,7,Pemilih,1,Pemilu,2,Pemimpin,14,Pemimpin Terlama Di Dunia,1,Pemuda Papua,1,Penangkapan,85,Penculikan,4,Pencuri,2,Pendatang,2,Pendeta,3,Pendidikan,3,Penduduk,3,Peneliti,2,Penelitian,1,Penembak Jitu,1,Penembakan,54,Pengalamanku,1,Pengamat,5,Pengantar Ilmu Politik,5,Penggusuran,3,Pengungsi,2,Penjajahan,12,Penulis,1,Penyiksaan,3,Pepera,12,Perang,19,Perang Dunia III,1,perasaanku,1,Perawan,1,Perbatasan,4,Perdamaian,2,Perdasus,1,Perempuan,19,Peringatan,2,Peristiwa,2,Perjanjian,6,Perjuangan,7,Pernikahan,2,Pers,6,Persatuan,1,Perserikatan Negara,1,Persipura,4,Persipuramania,3,Perundingan,4,Pesan Group,3,Pesawat,7,Petisi,23,PGI,1,PH,1,Phaul Heger,19,Phoenix,1,Photo,2,Photo Gabungan,4,Photo Jepang,1,Photo Kongres,1,Photo Papua,12,PIA,1,Picture,35,Picture Papua,20,Pidato,8,PIF,9,Pikiranku,5,PIlar Demokrasi,1,Pilgub,2,Pilpres,7,Pinang,1,PKI,2,PKMFP,2,PKS,1,Plutokrasi,1,PMKRI,1,PNG,31,PNPB,1,PNWP,9,Pohon Natal,4,Pojoksatu,1,Polandia,1,Polisi,32,Polisi Nasional Papua,1,Politik,2,Politik Rakyat,3,Politisi,1,Polri,9,Populisme,1,Pornografi,1,Port Moresby,4,Port Numbay,11,Port Vila,7,Portalkbr,4,Pos,1,Posko,3,POSTER,1,Postingan,102,PPR,1,Prabowo,2,Prakata,1,Prancis,3,PRD,16,Prediksi,1,Preman,4,Presiden,12,Presidensil,2,Profil Negara Papua,3,Profile,2,Program Ke Kampung,1,Proklamasi Papua,13,Protektorat,1,PRPPB,16,PS,2,PSSI,1,Puisi,41,Puisi Cinta,21,Puisi Cinta Dan Perasaan,8,Puisi Duka,1,Puisi Kebahagiaan,3,Puisi Kehidupan,5,Puisi Kerinduan,2,Puisi Kritik,1,Puisi perasaan,3,Puisi perasaanku,3,Puisi Perjuangan,8,Puisi Perpisahan,1,Pulang,1,Pulau,2,Pulau Manus,1,Puncak Jaya,5,Puncak Papua,1,Quaker,1,Qureta,1,R4,1,Radar Sorong,20,RadarTimika,5,Radio Australia,2,Radio Streaming Papua,1,Radionz,1,Raja Ampat,1,rakyat Papua,4,Ramalan,1,Ranting Patah,2,Rappler,2,Ras Papua,2,Rasis,10,Ratu,1,Referendum,20,Refleksi,5,Reformasi,1,Rekayasa,3,Rekomendasi,1,Renungan,11,Represif,1,Republik Papua,7,REPUBLIKA,6,Resolusi,1,Revolusi,1,Revolusi Budaya,4,Revolusi Papua,1,Rex Rumakiek,1,Riau,3,RMS,10,Rohingnya,1,Roma,2,Roma Agreement,4,RSP,1,RSUD,1,Rupiah,2,Rusia,4,Rutan,1,RUU,3,Sabah,1,Sabun,1,Sagu,1,Sains,3,Saireri,4,Saksi,1,Salatiga,3,Saleh Partaonan Daulay,2,Samoa,2,Sampul Facebook,5,Sandal Jepit,1,Sandera,2,Sarawak,2,Sastra,1,Sawit,1,SBY,1,SDA,1,SDM,1,Sebby Sambon,1,Sejarah,10,Sejarah Indonesia,12,Sejarah Injil Di Papua,2,Sejarah NKRI,7,Sejarah Papua,25,Seks,1,Selpius Bobi,1,Semangat,1,Semangat Papua,2,Semarang,7,Semen,3,Seminar,10,Senator,5,Seni,5,Seni Rupa,1,Senjata,4,Sentani,5,Seruan,38,Serui,9,Seruu.com,1,SETARA,1,Setwapres,2,Sharia,1,SHDRP,1,Shio,1,Siaran Pers,6,Sidang,7,Sifat,1,Sikap,2,Sinar Harapan,2,Sindonews,14,Singapura,1,Sistem Pemerintahan,7,Situbondo,1,Situs,3,Siwalima,1,Skenario,2,SKP-HAM,1,Slanks,1,Smelter,5,SMPP,1,SODELPA,1,Solidaritas,13,Solidaritas Perempuan Papua,5,Solo,1,Solomon,11,SONAMAPPA,2,Sorong,20,Sorotan,2,Sosialisasi,1,Spam,1,Spanyol,5,SPM,3,SPM-PB,2,Sports,4,Sri Lanka,1,Sri Paus,6,SSKM,3,Status Facebook,4,Stigma,1,Stiker,1,Stop Miras,4,Struktur Negara,3,Student,1,Suaka,1,Suara,3,Suara Pembaruan,3,Suara Rakyat,4,Sudan Selatan,1,Sukhoi,1,Sukoharjo,1,Suku,2,SUKU MBAHAM,2,Suku Pedalaman,1,Suku Primitif,1,Sulawesi,3,Sulpap,1,Sultan,2,Suluh Papua,7,Sumpah Pemuda,3,SUP,7,Supiori,1,Surabaya,9,Surakarta,1,Surat,16,Sùrat,1,Suriah,4,Suva,3,Sydney,3,Syria,1,Syukuran,2,Tabrakan,2,Tagor,1,Tahanan,5,TALIBAN,2,Tambang,4,Tambrauw,2,Tami,1,Tanah Papua,3,Tapanews,2,Tapol,10,Teatrikal,1,Teknologi,6,Telkomsel,1,Tembagapura,9,Temp,1,Tempo,15,Tentara,2,Teori,1,Terasing,1,Ternate,1,Teror,3,Teroris,8,Terpidana,2,Tewas,1,Texax,1,Thaha Alhamid,2,The Comens,5,Tidore,1,Tim 7,2,Timika,39,Timnas Papua,1,Timokrasi,1,Timor Leste,4,Timur Tengah,2,Tionghoa,1,Tips,7,Tips Kesehatan,11,Tips-Tips Komputer,11,Tips-Tips Motivasi,9,Tirani,1,Tjahjo Kumolo,1,TMP,1,TNI,29,Tokoh,8,Tokoh-Tokoh,28,Toleransi,2,Tolikara,12,TP,1,TPN/OPM,90,Tradisi,1,Tragedi,2,Transmigrasi,5,TribunNews,17,Trikora,9,TRONDHEIM,1,TRWP,9,TTS,1,Tuduhan,1,Tugu,1,Turki,2,Tuvalu,2,TV Papua,1,TVONE,1,Twitter,2,Uang,1,Ucanews,4,UFO,2,Uganda,1,UGM,2,Ulang Tahun,1,ULMWP,70,UNCEN,9,Undangan,3,Unesco,3,UNGA72,14,Uni,1,Uni Eropa,2,UNICEF,1,UNPO,1,UNTEA,1,UP4B,9,USAID,1,Uskup,3,Ustad Fadlan Garamatan,2,Utikini,2,UU,2,UURWP,1,Valentin’s Day,5,Vanuatu,25,Vatikan,2,Venezuela,1,Veronica Koman,1,Victor Yeimo,9,Vidio,54,Vietnam,1,Virus,3,Visa,1,Visa Papua,1,Vivanews,13,Voanews,7,Wagub,1,Waisai,1,Wall Facebook,13,Wamena,5,Wapres,2,Warta Papua,1,Wartawan,11,Washington,12,Washingtonpost,1,Wasior Berdarah,1,Wawancara,7,WCC,1,Wellington,5,West Papua,69,West Papua Media,1,Western Sahara,1,Willem Wandik,3,Wissel Van Nunubado,16,WNA,1,WNP,1,Wondama,1,wor,1,WORLD,73,WPAN,1,WPNA,8,WPNCL,4,WPNLA,2,WPNYC,1,WPRA,3,WTO,1,WWF,1,Yahudi,1,Yahukimo,1,Yalimo,1,Yaman,2,Yapen,1,Yason Ngelia,3,Yerusalem,3,yogyakarta,71,Yorrys Th. Raweyai,1,Yunani,1,Yusak Pakage,1,
ltr
item
West Papua Blogger: Laporan Jurnalis Asing:Tatapan Hampa Orang-orang Lapar Papua
Laporan Jurnalis Asing:Tatapan Hampa Orang-orang Lapar Papua
https://1.bp.blogspot.com/-yLjDqxP0bgo/Wm5d5OFv7EI/AAAAAAAASOA/bEVWTxTHsjEm5l9-Mqkv10VoJDjlSgkLwCLcBGAs/s640/Ratusan%2Banak%2Bdiperkirakan%2Bmeninggal%2Bdi%2BAsmat%2Bkarena%2Bcampak%2Bdan%2Bgizi%2Bburuk.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-yLjDqxP0bgo/Wm5d5OFv7EI/AAAAAAAASOA/bEVWTxTHsjEm5l9-Mqkv10VoJDjlSgkLwCLcBGAs/s72-c/Ratusan%2Banak%2Bdiperkirakan%2Bmeninggal%2Bdi%2BAsmat%2Bkarena%2Bcampak%2Bdan%2Bgizi%2Bburuk.jpg
West Papua Blogger
https://phaul-heger.blogspot.com/2018/01/laporan-jurnalis-asingtatapan-hampa.html
https://phaul-heger.blogspot.com/
https://phaul-heger.blogspot.com/
https://phaul-heger.blogspot.com/2018/01/laporan-jurnalis-asingtatapan-hampa.html
true
3552930492203703242
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy