Sebuah Kesaksian, Dipaksa Berfoto dengan Merah Putih

Berikut sebuah pengalaman yang dialami oleh saudara JK asal Moni, yang kemudian diceritakan pada  aktivis Papua Merdeka; tentang sebuah cerita dimana  telah terjadi pemaksaan kehendak. Ia diminta memegang bendera merah putih untuk difoto. Padahal ia menolak tetapi kemudian mendapatkan perlakuan kasar, ditendang hingga kakinya luka dan mengeluarkan darah.
Langsung saja simak kisah dibawah yang diupdate di wall facebook Kabar Yamewa Timika

Ketika JK memegang bendera dan difoto


Tadi sore pada jam 06:13 , saya berjalan jalan di pasar Lama Timika .
Tiba -tiba dari samping ada seseorang yang datang dan memegang tanganku lalu menarikku ketempat yang sunyi diseberang jalan , lalu ia bertanya pada saya apakah kamu salah satu Anggota KNPB dan saya menjawab tanpa ragu Ia benar , kemudian ia menunjukkan sebuah fotonya dalam hp yang ia bawa.

Setelah itu ia menceritakan secara singgkat mengenai foto itu katanya : pada waktu tanggal 13 November 2016 ada satuan tentara yang membawa obat dan bama ke kampung saya di intan jaya . 

Kemudian kami berbondong bondong pergi untuk mau membawa barang barang guna mencari uang untuk ongkos Rokok , ketika kita berhadapan dengan mereka , langsung kami tanya untuk membawa barang barang itu tetapi salah seorang tentara membanta kami dan ia berkata " kau kalau mau dapat uang foto dulu sambil membawa bendera merah Putih " lalu saya balas : saya tidak udik ko punya uang itu , lalu saya melangkah mau pulang begini dia tendang kaki say dan saya jatuh lalu kaki saya bagian kanan kena batu dan mengakibatkan luka yang besar dan darah banyak yang keluar .
Kemudian ia berkata , ini hanya saya tendang belum lagi saya tembak kepalamu jadi kau mau atau tidak lalu saya berkata dalam hati YA Allam Dan Tanah Papua Hatiku tak kuberi pada indonesia tetapi yang ku beri hanyalah penipuan . Lalu mereka mengobati luka saya dan sayapun foto dan ini sudah fotonya..

Begitu sudah ceritanya ,dan ia berpesan jangan memberi indonesia ruang di dalam kalangan masyarakat karena masyarakat ialah dasar Perjuangan hingga ia kokoh dan tak akan rubuh.
Biarlah orang pintar dan terpelajar dibeli dan dimiliki indonesia tetapi KNPB memiliki akar rumput untuk mengoncangkan Dunia , kata ia sambil berjabat tangan denganku.

Terimakasih banyak kepada Tuan yang berinisial Jk asal Moni atas kejadiannya ini .... (KYT)

Kalo suka, jang lupa klik "like/suka" di bawah ini:
Terimakasih atas kunjungan anda diblog ini, Silahkan like dan bagikan:

Related : Sebuah Kesaksian, Dipaksa Berfoto dengan Merah Putih

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: