TPNPB Bukan Urus Agama, Siap Revolusi Merebut Kemerdekaan Papua

Jubir TPNPB Sebby Sambom

Port Numbay – "Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Bukan Urus Agama, melainkan berjuang untuk selamatkan karya Tuhan di bumi Cenderawasih yaitu semua mahkluk termasuk manusia" kata Jubir TPNPB Sebby Sambom; menanggapi pernyataan Pastor Yohanes Jonga yang dimuat di Gatra.com (http://www.gatra.com/fokus-berita-1/238175-tokoh-agama-papua-itu-isu-bohong-goliat-nyatakan-perang ) saat dikonfirmasi oleh media ini (www.anginselatan.com).

Pernyataan Sikap dari Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Organisasi Papua Merdeka pada tanggal 19 Desember 2016 langsung dari Markas KODAP Kwiyawagi Papua Barat pada point ketiga yang isinya: TPNPB perang bukan minta otonomi, pemekaran atau minta makan minum, tetapi TPNPB perang untuk merebut kemerdekaan Papua Barat, maka perlawanan bersenjata TPNPB dan militer Indonesia, tidak akan berhenti sebelum misi perdamaian PBB masuk di Papua Barat.

Lebih lanjut ia menambahkan “TPNPB melaksanakan Revolusi mengikuti teladan Tuhan atas Separatis Dunia, karena Tuhan menciptakan manusia berseparatis.

Selain itu; TPNPB tidak bisa percaya tokoh2 gereja, karena umat Tuhan di Papua dibantai oleh aparat negara indonesia tapi gereja di Papua diam saja, dan gereja2 di Papua terima uang miliyaran rupiah setiap tahun oleh pemerintah.

TPNPB tidak punya hubungan kerja dengan Gereja-gereja di Papua, karena Gereja mendukung program penjajahan oleh Indonesia di Papua. Oleh karena itu, keputusan TPNPB adalah haknya dan tidak kompromi dengan intervensi kaum burjois dan Capitalist. Jangan kan TPNPB, semua Rakyat Papua pun bisa lakukan Revolusi kalau hak demokrasi mereka selalu diblokir oleh Aparat Keamanan Indonesia di Papua.

Sebby Sambom; kini bermukim di Papua New Guinea, dan dalam struktur Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat khusus untuk pembebasan posisinya sebagai Juru Bicara. (PH /Anginselatan.com ).

Kalo suka, jang lupa klik "like/suka" di bawah ini:

Related : TPNPB Bukan Urus Agama, Siap Revolusi Merebut Kemerdekaan Papua