Jacob:Jika Aktvis Papua di KJRI 2 menit 48 detik, indonesia 56 tahun ditanah Papua?

Advertisemen

Pada hari Rabu 11 Januari 2017 jam 10:00 hingga 12 siang Jacob Rumbiak berorasi: MENGAPA pemerintah Indonesia bersama aparat militer, polisi dan intelligencenya telah menjalakan kebijakkan negaranya DI LUAR NILAI-NILAI LUHUR yang terkandung dalam Pancasila makanya Pihak Perwira SAS Australia menyebut Pemerintah Indonesia dan aparat militer, polisi dan intelligencenya menerapkan PANCAGILA dan memang sangatlah benar bahwa HANYA PANCAGILA SAJALAH YANG bisa mengizinkan Pemerintah Indonesia dan aparatnya melakukan kejahan kemanusiaan dan sebagainya.

Menurut Jacob Rumbiak bahwa seorang aktivis Papua merdeka di Melbourne melakukan aksi memanjat pagar masuk KJRI tanggal 6 Januari 2017 dan berada didalam wilayah KJRI selama 2 menit 48 detik adalah INGIN MEMBERIKAN GAMBARAN TENTANG TINDAKAN YANG SAMA DILAKUKAN OLEH PENJAJAH PEMERINTAH ASING INDONESIA TERHADAP WILAYAH TANAH PAPUA BARAT MILIK RAKYAT PAPUA BARAT SEJAK 19 Desember 1961 dan bercokol hingga saat ini 2017.

Bila Indonesia menuduh aktivis Papua merdeka Australia yng masuk kriminal MAKA TINDAKAN PENJAJAH ASING INDONESIAPUN KRIMINAL. Bedanya antara aktivis Papua Merdeka yang Masuk hanyalah 2 menit 48 detik tidak melakukan kejahatan apapun berupa mencuri, membunuh, merusak, memperkosa, membual dan sebagainya. Sedang Penjajah asing Pemerintah Indonesia serta aparatnya tersebut telah bercokol di wilayah Tanah Air milik orang Papua sejak 1961 hingga saat ini (56 tahun) dimana telah membunuh lebih dari 500,000 orang Papua yang tidak bersalah, merampok kekayaan alam orang Papua, memenjarakan orang Papua, menculik hilang orang Papua, menyiksa orang Papua, membohong masyarakat dunia tentang seakan-akan pemerintah Indonesia membangun Papua Barat dan terlalu banyak kejahatan luar biasa Pemerintah penjajah asing Indonesia tersebut.

Sebagai penutup Jacob katakan bahwa Kemerdekaan Papua Barat PASTI AKAN TIBA BERSAMA WAKTUNYA TUHAN PENCIPTA BANGSA-BANGSA DIDUNIA INI. SALAM REVOLUSI PAPUA MERDEKA.

Sumber: updatetan post : Jacob Rumbiak
Advertisemen