Sempat Ditangkap Karena "Makar", Tujuh Pemuda Ini Dibebaskan

-Dinding rumah yang digambar dengan nuansa Bintang Kejora - cepos/jawapos

Lima orang anggota KNPB (Komite Nasional Papua Barat) masing-masing berinisial, FB (21), NK (16), AS (18), RP (21), dan DT (16) akhirnya dilepas Polres Jayapura.

Menurut Kapolres Jayapura, AKBP Gustav Urbinas, pihaknya memulangkan kelima orang yang masih pelajar tersebut setelah diperiksa selama 1X24 jam. Mereka diperiksa karena diduga telah menggambar dan menulis di tembok rumah tentang simbol-simbol yang bertentangan dengan NKRI, seperti misalnya gambar bendera bintang kejora, penulisan referendum, dan lain sebagainya. 

"Kami sudah periksa selama 1X24 jam dan karena tidak cukup bukti, maka kita sudah pulangkan, tadi (kemarin-red) pagi," kata Gustav sebagimana dilansir dari Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group), Jumat (2/12). 

Gustav, menyampaikan alasan pihaknya tidak melakukan penahanan, karena tidak cukup bukti dan warga masyarakat juga disekitar tidak keberatan, serta tidak terjadi kerusakan di lokasi tempat dilakukannya coret-coret simbol tersebut.   

"Sebelum kami pulangkan mereka ini, kami sudah suruh mereka buat peryataan, sehingga tidak melakukan perbuatan yang sama dikemudian harinya," ucapnya. 

Gustav, mengimbau agar kejadian seperti begini tidak terulang lagi, karena pasti masyarakat yang tidak terima bisa saja akan melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Tidak ada barang yang kita sita, tetapi kita hanya ambil foto untuk dokumentasi, tentang coret-coret yang telah dilakukan tersebut," ucapnya.
Gustav, mengungkapkan pihaknya telah membantu masyarakat setempat, untuk menghapus coretan- coretan tentang simbol bendera bintang kejora, tulisan tentang referendum dan lain-lainnya di beberapa rumah yang telah dilakukan coret-coret oleh oknum anggota KNPB ini.
"Kami sudah membantu masyarakat untuk menghapus coret-coret yang dilakukan oleh oknum KNPB ini," ujarnya. (bet/wen/sad/JPG) - Jawapos.com

Kalo suka, jang lupa klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Sempat Ditangkap Karena "Makar", Tujuh Pemuda Ini Dibebaskan