MPR Berharap Warga Selandia Baru Tak Campuri Urusan Papua


Wellington: Delegasi anggota MPR RI yang melakukan kunjungan ke Wellington, Selandia Baru, berharap tidak ada pihak luar yang mencampuri isu Papua.
 
Sebelumnya Kelompok Solidaritas Papua Barat di Selandia Baru, menyampaikan petisi ke parlemen di wellington. petisi tersebut sudah beredar sejak September.
 
Hingga saat ini petisi sudah ditandatangani lebih dari 1.300 warga Selandia Baru. Petisi itu menuntut parlemen untuk mendorong pemerintah Selandia Baru mengambil tindakan terkait situasi hak asasi manusia di Papua Barat.
 
Petisi juga menuntut penegakan hak masyarakat adat di Papua Barat, serta kebebasan untuk berkumpul dan berpendapat.
 
Menanggapi petisi ini, delegasi MPR RI yang dipimpin Wakil Ketua MPR RI Mahyudin dan Evert Ernest Mangindaan bertemu dengan parlemen Selandia Baru, di wellington. Indonesia mengharapkan dukungan politik, serta menegaskan bahwa isu Papua adalah isu dalam negeri Indonesia.
 
"Jadi kami mengharapkan tidak ada pihak luar yang ikut campur. Bahwa Indonesia pada saat ini tengah fokus membangun Indonesia, termasuk di dalamnya Papua. Dengan memberikan otonomi khusus agar percepatan pembangunan di Papua bisa mengejar daeah-daerah lainnya. Juga mendengarkan hak asasi manusia sudah semakin baik di Indonesia," ujar Mahyudin, di Wellington, Selandia Baru, Jumat (16/9/2016).
 

Delegasi MPR RI dalam kunjungan persahabatan ke Selandia Baru, turut menyempatkan memberikan sosialisasi empat pilar MPR RI. Sosialisasi ini dilakukan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Wellington.
 
Sosialisasi yang wajib dilaksanakan setiap anggota MPR di Indonesia ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa nasionalisme yang kuat. Khususnya bagi sekitar empat ribu warga Indonesia di Wellington.
 
Sumber: metrotvnews.com
 

Kalo suka, jang lupa klik "like/suka" di bawah ini:
Terimakasih atas kunjungan anda diblog ini, Silahkan like dan bagikan:

Related : MPR Berharap Warga Selandia Baru Tak Campuri Urusan Papua

0 Komentar untuk "MPR Berharap Warga Selandia Baru Tak Campuri Urusan Papua"

Silahkan Komentar :
Trims su berkunjung..... (y)

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: