PRPPB: Mari Bersolidaritas

Polisi menjaga pintu belakang asrama Mahasiswa Papua

Yang terjadi hari ini, dan kemarin juga sebetulnya, adalah: kawan-kawan dari Persatuan Rakyat untuk Pembebasan Papua Barat Melakukan aksi. Aksi menuntut Hak Menentukan Nasib Sendiri dan mendukung ULMWP menjadi anggota penuh MSG.

Kebebasan berkumpul dan mengeluarkan pendapat adalah hak yg dijamin dalam konstitusi.
Namun yg terjadi polisi secara sengaja memobilisasi pasukan bersenjata lengkap, water cannon, dsb. Bahkan menutup jalan kusumanegaran di depan asrama.

Polisi bukan menjaga asrama demi keamanan dan ketenangan asrama Papua. Bukan juga menjaga dari kemungkinan adanya kerusuhan, dsb.

Apa yang dilakukan oleh polisi adalah bagian dari rasisme yang mereka sebarkan terhadap kawan-kawan Papua.

Dengan memobilisasi pasukan secara berlebihan mereka dengan sengaja memperkuat stigma bahwa kawan-kawan Papua identik dengan kerusuhan.

Rasisme yang juga disebarluaskan secara terang-terangan oleh kelompok-kelompok reaksioner.
Bandingkan dengan perlakuan terhadap aksi demonstrasi lainnya.

Ayo rapatkan barisan dan tunjukkan solidaritas nyata untuk rakyat Papua.
Titik kumpul mobilisasi solidaritas kontak :
+6282298312613
Media massa dan Jurnalis
dapat menghubungi: +6281355692628
Polisi dan ormas di pintu masuk asrama Mahasiswa Papua

Kalo suka, jang lupa klik "like/suka" di bawah ini:

Related : PRPPB: Mari Bersolidaritas