December 1st

December 1st, adalah reguler date setiap tahun, telah ada Sebelum dan Sesudah masehi, setiap detik setiap menit setiap jam setiap hari minggu bahkan tahun adalah terlampau berarti bagi setiap orang2 luar biasa memaknai dan mensyukuri kehidupan. Sebagai umat Kristus, setiap hari kami mempersiapkan diri en hati menanti Mesias, Hakim Agung datang kembali, 2-3 bulan sebelum Desember tiba, kesiapan diri en hati tapi juga ala kadar pun disiapkan, kidung2 syahdu penuh kedamaian ilahi membahana merasuki relung jiwa2 yang merindukan Pangeran/Raja Damai. Hari ini, hari terakhir dibulan November 2012, ku tak tahu dibelahan dunia lain apa yang mereka lakukan, mungkinkah merenung, mungkinkah sibuk dengan kerja lelahnya, mungkinkah menyanyi, tertawa atau menangis. Entahlah, tapi disini ditempatku berpijak, ditempat kuberdiam, ada syukur yang terungkapan, ada doa dan harapan tersuratkan. Bahwa kami boleh berada di akhir sebuah bulan kehidupan, dan juga doa dan ...
harapan untuk melangkah di hari baru, bulan baru, December 1, 2012.. Kami buta masa depan, kami butuh Tuhan kami menuntun menyertai dan langkah bersama kami di bulan baru nanti. Awal December ketika seluruh umat Kristen menyucikan en mensakralkan bulan penuh Damai dan Syukur, tapi juga sebagai Bangsa di Ujung Timur seperti ketika Bintang Timur menunjukkan pada Para Majus melangkah datang menyembah Seorang Raja yang baru lahir. Demikianlah sebuah bintang kecil, Kejora, Sampari Dek menunjukkan Pada seluruh dunia Akan adanya sebuah Bangsa di Timur, Bangsa Papua. Hari esok bila jarum jam bergulir pada 00:00, 1 Desember, seluruh Orang Papua Sejati pasti tertunduk dalam kerendahan hati mensyukuri Hari Kemerdekaan Bangsa Papua. Tak ada kata indah, yang mampu melukiskan betapa berharganya Hari itu bagi kami. Dalam hati dan jiwa, Kemerdekaan Bangsa dan jiwa tergenggam... Harapan dan iman tetap dalam satu hati, jiwa, roh, pikiran sebagai Bangsa pada Kemurniaan dan Kesetiaan sampai akhir. Segala hormat dan salute kepada semua rakyat Papuan yang tertindas, teraniaya, terbelenggu, tertumpah darah dan terbunuh, tersiksa demi Tanah Negerinya Papua. Ampunan dan belas kasihan, kami mohon atas segala salah yang telah kami lakukan. Tuhan memberkati kita selamanya. Amen. (AN)..
 
Sumber : Catatan Facebook

Kalo suka, jang lupa klik "like/suka" di bawah ini:
Terimakasih atas kunjungan anda diblog ini, Silahkan like dan bagikan:

Related : December 1st

0 Komentar untuk "December 1st"

Silahkan Komentar :
Trims su berkunjung..... (y)

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: