Terkait Aksi Kelompok Integrasi di Fakfak | Opini


Seperti dimuat oleh media Fakfakinfo.com, dengan judul tulisan :

Besok, Kirab Merah Putih Akan Gunakan Bendera Panjang Libatkan Ribuan Peserta.

Kirab Merah Putih dalam rangka memperingati kembalinya Irian Barat (kini Papua dan Papua Barat) ke pangkuan NKRI, direncanakan  akan dilaksanakan besok pagi. Ribuan peserta yang terdiri atas organisasi kepemudaan, pelajar, mahasiswa dan juga karyawan Pemda ini, akan membawa bendera merah putih sepanjang 1 km.

 

 

Setelah menyimak dan mengikuti berita yang dimuat disitus, serta informasi yang didapat dari rekan-rekan didaerah tersebut; maka ada beberapa hal yang lantas menjadi bahan pembahasan, bahan perenungan dan bahan penuntuan sikap kita sebagai generasi penerus Bangsa Papua diatas Tanah Air West Papua.

Beberapa respon terkait tulisan disitus tersebut dan pertanyaan-pertanyaan lainnya adalah sebagai berikut. :

  1. Kembalinya Papua dan Papua Barat
Sebelum papua kembali bergabung (integrasi)…… apa iya?..... Papua sudah lebih dahulu tergabung dengan indonesa?  yang kemudian dirampas oleh belanda sehingga indonesa rebut kembali papua dan papua kembali ke indonesa ?

Penggunaan kata, “kembalinya Irian Barat” atau kembalinya Papua Barat, adalah salah besar, kata yang tepat adalah “aneksasi”.
Sumpah pemuda indonesa, tak ada pemuda papua yang ambil bagian didalam sumpah itu, sepertinya orang lain yang berjuang dan berusaha untuk jadikan papua bagian dari indonesia sementara orang papua sendiri tidak berjuang untuk itu tetapi untuk kemerdekaan papua sendiri.

  1. Apa maksudnya bawa bendera sepanjang 1 km
Itu pemborosan dan pemaksaan situasi, alangkah baiknya jika kain sepanjang 1 km disumbangkan untuk kostum anak-anak sekolah di daerah terpencil atau kampong-kampung yang masih jauh dari kota kabupaten.
Sepanjang seribu kilopun tak akan patahkan, pengaruhi serta membuat semangat dan idiologi perjuangan generasi muda papua pudar, karena bendera itu bukan bendera Bangsa Papua

  1. Benarkah ribuan peserta yang ambil bagian dalam aksi ini ?
Ada kejanggalan dan pemberitaan yang berlebihan, namun mungkin saja benar ribuan orang.

  1. Apakah semua elemen terlibat dalam aksi ini ?
Yang nampak dalam foto hanyalah kaum pelajar, yang notabene terpaksa ikut karena perintah dari sekolah. Lagi-lagi masalah politik, aksi berbau politik libatkan peserta dari pelajar…………..ckckckckckkc

  1. Adakah pejuang pribumi yang berjuang pada masa integrasi yang kemudian diangkat sebagai pahlawan nasional indonesa?
Sejak masuk sekolah dasar sampai kuliah tak pernah ada dalam buku-buku sekolah, juga tak pernah saya dengar dan lihat pejuang nasional pribumi Fakfak yang berjuang untuk indonesa, berjuang untuk integrasi lalu mengapa diatas bumi fakfak dipaksakan untuk rayakan hal yang tak sesuai ?

  1. Barisan Merah Putih
Setahu saya itu adalah sebuah organisasi yang bergerak dan berjuang untuk aksi-aksi mempertahankan Papua didalam kesatuan indonesa, oke itu sah-sah saja, namun yang jadi pertanyaan saya dan pertanyaan ini sering membayang dalam ingatan saya ; mengapa di saat-saat ada aksi-aksi yang dilakukan oleh kelompok Papua merdeka, pasti disaat itu ada aksi yang akan dilakukan juga oleh kelompok bmp, jadi semacam aksi tandingan. Cobalah bmp lebih kreatif
Jadi menurut saya dan ini juga sekaligus masukan untuk bmp, jika memang sejarah integrasi adalah benar, semua berjalan sesuai koridor hukum, dan pilihan rakyat masih tetap dalam integrasi dengan indonesa, dan untuk membuktikan kebenaran dari semua itu mari kita sama-sama desak pemerintah untuk berani adakan pepera ulang, pilihan akan nampak disitu. Dan disitulah akhir penentuan…….
pilihan dari rakyat, merdeka bersama Indonesia atau merdeka sendiri.


Kurang dan lebih thi’s my opinion
Silahkan masukan pendapat atau opini anda…………

By PH

Kalo suka, jang lupa klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Terkait Aksi Kelompok Integrasi di Fakfak | Opini