Sendal Sindiran Untuk Polisi

Advertisemen

 Polisi Siap-siap Kebanjiran Sandal Jepit

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Masyarakat terus melakukan aksi simpatik dengan mengumpulkan sandal di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait kasus pencurian sandal yang disidangkan di Pengadilan Negeri Palu, Sulawesi Tengah. KPAI akan menyerahkan tumpukan pasang sandal tersebut usai sidang tersebut diputuskan.
"Kita serahkan sandalnya (ke Mabes Polri) kalau sudah ada putusan tetap," kata Sekretaris KPAI, M Iksan, dalam pesan singkat kepada Republika, Rabu (4/1). Iksan menambahkan pihaknya masih menunggu hasil sidang terkait kasus pencurian sandal yang masih berjalan di PN Palu.
Sidang sendiri masih berjalan dengan agenda pemeriksaan saksi di PN Palu.

Iksan mengatakan pihaknya tetap mengikuti setiap perkembangan dalam persidangan yang mendakwakan AAL, pelaku pencurian sandal yang masih berusia 15 tahun dan terancam pidana selama lima tahun penjara. KPAI juga masih menerima jika ada masyarakat yang ingin memberikan sandalnya sebagai aksi simpatiknya."Kalau sudah ada putusan tetap dari pengadilan tentang status hukum AAL, baru akan kami serahkan," ujarnya.


 &&&&&&&&

Polisi Akan Hibahkan Kiriman Sendal Sindiran 

 KBR68H, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia menganggap pemberian seribu sandal kepada Kapolri sebagai masukan masyarakat, kepada instansinya. Juru bicara Kepolisian Saud Usman Nasution mengatakan, pihaknya bakal menerima pemberian aksi seribu sandal yang digagas Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Selanjutnya,  kepolisian berniat menyumbangkan ribuan sandal yang merupakan donasi atas kasus AAL.

“Itukan merupakan kegiatan kemasyarakatan, itu merupakan suatu aspirasi dan penyampaian pendapat, keprihatinan dan kita akan kawal. Dan kalau itu diberikan kepada kita, kita akan terima. Saya bilang kita terima dengan senang hati dan kita serahkan kepada yang membutuhkan, supaya jangan mubazir”


.Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia menggagas gerakan pengumpulan sandal untuk Kapolri. Aksi keprihatinan dan sindiran itu merupakan aksi sosial atas peradilan terhadap anak dibawah umur AAL yang didakwa mencuri sandal milik anggota polisi. Hari ini sidang kasus AAL digelar secara maraton. Dalam Sidang AAL dituntut dikembalikan kepada orang tua.

 &&&&&&&&&&&&

 


 

 

Advertisemen