Header Ads

Dana Otsus Papua, Naik Papua Tambah Rp 3,1 Triliun, Papua Barat Rp 1,3 Triliun

Gamawan FauziJakarta—Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan kenaikan dana otonomi khusus bagi Papua, Papua Barat, dan Aceh merupakan bukti komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tiga provinsi tersebut.
“Itu bukti komitmen pemerintah, kalau masih ada orang yang mempersoalkan, mempertanyakan, saya kira itu tidak adil. Dana sudah sedemikian besar lalu ditambah lagi, apanya yang kurang,” katanya, di Jakarta, Selasa sebagaimana dilansir Yahoo.com.
Mendagri berharap dana otsus digunakan dengan efektif mengingat dana yang diberikan lebih besar dibandingkan untuk daerah lain yang jumlah penduduknya lebih besar.
“Karena anggaran lebih besar, dibandingkan dengan jumlah penduduknya, kita berharap lebih efektif,” katanya.
Soal pengawasan penggunaan data otsus agar tepat sasaran, Gamawan menuturkan tidak ada perlakuan khusus bagi Papua, Papua Barat, dan Aceh.
Hanya saja untuk Papua, dilakukan evaluasi rutin seti­ap tahunnya. Secara khusus pemerintah akan melakukan audit dana otsus untuk Papua.
Dana otonomi khusus dialo­kasikan sebesar Rp10,3 triliun yang terdiri dari Papua Rp 3,1 triliun, Papua Barat Rp 1,3 triliun, dan Aceh Rp4,4 triliun.
Selain itu juga, Provinsi Papua dan Papua Barat juga mendapat dana tambahan infrastruktur sebesar Rp1,4 triliun.

Dana otonomi khusus dan penyesuaian serta dana perim­bangan merupakan bagian dari anggaran transfer ke daerah ini dialokasikan pada daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.
Pemerintah mengalokasikan anggaran transfer ke daerah dalam RAPBN 2011 sebesar Rp378,4 triliun atau naik 9,8 persen dibandingkan APBN Perubahan 2010.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan RUU APBN Tahun Anggaran 2011 disertai Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya dalam Rapat Paripurna DPR, Senin (16/8), menjelaskan dari anggaran transfer ke daerah itu, dana perimbangan RAPBN 2011 direncanakan mencapai Rp329,1 triliun atau naik Rp14,7 triliun (4,7 persen) dibandingkan APBN Perubahan 2010.
Kenaikan terbesar dana perimbangan berasal dari dana alokasi umum (DAU) yang dalam RAPBN 2011 dialokasikan Rp221,9 triliun atau naik Rp18,3 triliun (sembilan persen), bila dibandingkan DAU 2010.
Kenaikan dana perimbangan juga berasal dari dana alokasi khusus (DAK) yang dalam RAPBN 2011 direncanakan Rp25,2 triliun atau naik Rp4,1 triliun (19,4 persen) dibandingkan APBN Perubahan 2010.
Sementara, dana bagi hasil (DBH) RAPBN 2011 direncanakan sebesar Rp82 triliun yang terdiri dari DBH pajak Rp40,5 triliun dan DBH sumber daya alam Rp41,5 triliun.
Selain dana perimba­ngan, anggaran transfer ke daerah juga mencakup dana otonomi khusus dan penyesuaian sebesar Rp49,3 triliun atau naik Rp19,1 triliun (63,2 persen) dibandingkan APBN Perubahan 2010 sebesar Rp30,2 triliun. (Binpa)
SUMBER;http://www.bintangpapua.com/index.php?option=com_content&view=article&id=6714%3Adana-otsus-papua-naik&catid=25%3Aheadline&Itemid=96

Terimakasih Sudah Membaca serta Kunjungan anda disini

Kalau suka, silahkan klik "like/suka" di bawah ini:

No comments

Silahkan menanggapi melalui kolom ini dengan bahasa yang santun, link aktif berupa spam dan link p*rno, togel akan dihapus.

Powered by Blogger.